Sabtu, Juli 20, 2024

Waria di Sidempuan Berulah Lagi, Rombongan Pawai MTQ Disebut Topeng Monyet

Baca Juga

mimbarumum.co.id – Seorang warga Kota Padangsidempuan berinisial FAH (20) yang diduga waria berulah. Hal ini semakin menambah deretan peristiwa terkait perilaku waria yang meresahkan masyarakat. 

Belum lama ini saja, masyarakat Kota Padangsidempuan juga sudah sempat marah dengan aksi para waria di kota itu yang menggelar pesta di sebuah cafe yang lokasinya tidak jauh dari Kantor Wali Kota Irsan Efendi Nasution.

Kali ini, FAH yang tercatat sebagai warga Jalan Imam Bonjol Gang Alim, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan Kota Padang Sidempuan dalam akun tiktok diduga miliknya menyebut rombongan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Kota Padang Sidempuan yang tengah mengikuti pawai taaruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-22 di Jalan Sudirman, Kecamatan Padang Sidempuan Utara sebagai rombongan topeng monyet.

Perilaku tidak terpuji itu terungkapkan pada Jumat (3/3/23) saat pelaku mengunggah sebuah video di akun media sosial tiktok diduga miliknya yang tersebar di sejumlah grup WhatsApp dan Instagram.

Konten video pada akun bernama @roziipopooo itu memperlihatkan adanya kegiatan pawai yang dilakukan salah satu SDN di Kota Padang Sidempuan dalam rangka Pawai dan Ta’aruf MTQ ke-22 Kota Padang Sidempuan

“Astaga emot ketawa. Kenapa ya kak, aku gak sengaja jalan-jalan ke Thailand ini, aku nonton topeng monyet, tuhh,” ujar pemilik akun itu sambil mengarahkan kamera miliknya ke seluruh peserta yang sedang berbaris tersebut.

Kontan saja warga yang melihat konten melecehkan itu beraksi. Pihak sekolah dan sejumlah orang tua murid berang dan meminta aparat kepolisian menangkap pemilik akun media sosial itu yang telah melakukan tindakan penghinaan dan pencemaran nama baik sekolah.

“Kami gak terima itu, kami harap segera diklarifikasi pemilik akun,” ujar orangtua siswa yang ditemui di Mapolres Padang Sidempuan.

Informasi diterima mimbarumum.co.id, Tim Polres Padang Sidempuan telah mengamankan pemilik akun medsos tersebut.

Disebut sebut, petugas kepolisian sedang melakukan mediasi antara pelaku dengan pihak sekolah orangtua murid.

Sebelumnya, sejumlah tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat meminta pihak terkait untuk memastikan aktifitas waria tidak berlangsung di wilayah berjuluk Serambi Madinah itu.

Mereka berpendapat, perilaku para waria itu bertentangan dengan norma adat dan agama. Bahkan ada tokoh yang khawatir aksi para waria itu akan memunculkan azab.

Reporter : Rizal Oloan Nasution

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kaum Milenial Dukung Manarsar Simbolon Cawabup Samosir di Pilkada 2024

mimbarumum.co.id - Para kalangan muda memberikan dukungan penuh kepada Manarsar Simbolon untuk maju sebagai calon wakil bupati (Cawabup) dalam...

Baca Artikel lainya