Rabu, Juni 26, 2024

Komit Pencegahan Stunting, Bupati Tapsel Beri Makanan Tambahan Anak-Anak

Baca Juga

mimbarumum.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu gencar berikan perhatian tumbuh kembang balita dengan membagikan makan tambahan di Puskesmas. Kali ini Dolly mengunjungi dua puskesmas sekaligus yakni Kecamatan Angkola Barat dan Marancar pada, Jum’at (3/3/2023).

Kegiatan itu dilakukan Dolly Pasaribu sebagai konsistensinya dalam mengatasi persoalan stunting yang juga merupakan implementasi Visi Kabupaten Tapsel yang dipimpinnya saat ini yakni “Tapsel Yang Maju Berbasis Sumber Daya Manusia Pembangun Yang Unggul, Sehat, Cerdas dan Sejahtera”

“Mari lihat Stunting dari perspektif lain, bahwa anak-anak diduga penderita adalah anak-anak yang harus kita selamatkan, kita beri perhatian lebih sehingga kami mengimbau orang tua untuk memberi perhatian ekstra sejak dalam kandungan 1000 Hari Kehidupan. Tak cukup sampai di sana, perkembangan organ, otot dan otak kita ingatkan para orang tua, bahwa sampai umur balita tersebut kurang dari 59 bulan perhatian harus ekstra agar orang tua memberi gizi yang cukup. Masa-masa emas ini merupakan masa penting dan krusial yang mempengaruhi masa depan anak dan keluarga.” ujar Dolly.

Selain pemberian makan tambahan, Bupati Dolly mengajak orang tua agar membawa anak mereka secara rutin ke Posyandu, mereka perlu memeriksa kesehatan anak secara rutin. Dalam kesempatan itu, para orang tua juga diajarkan kiat-kiat agar anaknya terhindar dari stunting

“Mulai dari kehamilan, lalu melahirkan, bayi berumur 0 sampai 59 bulan, juga di fase-fase selanjutnya, pola gizi dan pola asuh yang diberikan kepada anak disesuaikan, dan hal itulah kita fahamkan pada para orang tua,” jelasnya.

Sebut Dolly, penting para orang tua ketahui ada 4 faktor yang menyebabkan terjadinya stunting, menurut laporan percepatan Nasional hasil kemiskinan TNP2K tahun 2017. Pertama dikatakannya, kurangnya pengetahuan gizi yang baik saat hamil dan melahirkan. Kedua, pelayanan pemeriksaan kehamilan yang kurang berkualitas. Ketiga, akses makanan bergizi yang kurang.

Dan keempat, kurangnya akses air bersih serta sanitasi yang dapat mempengaruhi impeksibel ulang pada perkembangan anak.Usai mendengar penjelasan Bupati Dolly, Megawati seorang ibu warga Angkola Barat menuturkan rasa senangnya, selain makanan tambahan yang ia peroleh juga pengetahuan tentang pencegahan stunting.

“Terima kasih kami ucapkan pada pak Bupati, selain anak saya mendapat makanan tambahan dan pelayanan Posyandu, tadi kami juga dikasih tau tentang pola gizi yang baik pada anak,” tuturnya.

Sama halnya Arifin seorang ayah warga Marancar mengungkapkan bahwa selama ini, apa yang ia lakukan pada gizi anaknya terbilang jauh dari kata sehat, menurutnya hal tersebut mungkin biasa saja.”Setelah dipaparkan pak Bupati, saya paham akan pentingnya menjaga gizi anak, kedepan saya akan lebih memerhatikan perkembangan anak saya terutama pola makanannya dan pola asuhnya,’ ungkapnya.

Selain pemberian makanan tambahan, Bupati Dolly bagikan beberapa lembar Kartu Keluarga (KK) Akte Lahir, dan KTP kepada warga yang sudah selesai perekaman lewat pelayanan Diskdukcapil di Kantor Camat mereka
Sintia Defi Hasibuan salah seorang warga Kecamatan Marancar yang ikut perekam KTP mengapresiasi atas kemudahan yang ia rasakan saat pengurusan KTP nya.

“Kebetulan saya pertama kali rekaman, sekarang tidak mesti ke kantor Bupati, tapi di Kecamatan pun sudah ada, bahkan kabarnya sudah sistem online. Terima kasih pada pak Bupati Dolly yang memberikan kemudahan bagi kami,” ungkap Sintia.Turut hadir Kadis PP&KB, Kesehatan, Kaban BAPPEDA, Kadis Dikdukcapil, Kadis Sosial, Kabid Pembinaan SD, Seketaris Perdakop, Camat Angkola Barat dan Marancar serta Kapus Angkola Barat dan Marancar.

Sumber : Koran Mimbar Umum

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hakim Singgung Perdamaian, Sidang Gugatan PT Jaya Beton Indonesia Rp642 Miliar Digelar

mimbarumum.co.id - Sidang perdana perkara gugatan PT Jaya Beton Indonesia (JBI) sebesar Rp 642 miliar digelar di Ruang Sidang...

Baca Artikel lainya