SLBN Pembina Medan Simulasi Tanggap Bencana dan Lantik Tim Kesiapsiagaan

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Selama tiga hari, SLB Negeri Pembina di Jalan Karya Ujung menggelar simulasi pelatihan kesiapsiagaan bencana pasca terdampak banjir pada 27 November tahun lalu. 

Kegiatan yang didukung atas bantuan hibah Kemendikbud yang diserahkan Dirjen PKPLK pada 5 Januari 2026 ini bekerjasama dengan BPBD Provsu dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) berjalan sukses mulai 5 sampai 7 Oktober 2026.

Kepala SLBN Pembina Mardi Panjaitan SPd, MSi sekaligus dikukuhkan sebagai Ketua Tim Kesiapsiagaan Bencana bersama guru dan tendik dilakukan oleh Kabid Pembinaan PKLK Fauzi diwakili pengawas sekolah Lambok MSi juga dihadiri Hendra AP, MSi mewakili BPBD Sumut, Rabu (7/10/2026).

Mardi menjelaskan, sebenarnya kegiatan ini harusnya sudah lama direncanakan tapi seperti diketahui pekerjaan revitalisasi gedung sekolah pasca banjir belum rampung sehingga pihaknya tidak mau melaksanakan kegiatan yang tidak pada tempatnya.

“Kita mau ketika semua siswa sudah berada di kelasnya masing-masing secara baik, maka kegiatan simulasi pasti akan bisa dilaksanakan. Kita bersyukur bantuan pemulihan pasca bencana ini bisa dialokasikan untuk kegiatan pelatihan maupun trauma healing di sekolah ini selama 3 hari,” jelasnya.

Lanjut Mardi, banyak materi yang sudah disampaikan kepada guru-guru mulai dari materi pengenalan bencana. Bagaimana penanganan bencana PMI tentang menangani korban luka dengan pembekalan dari seluruh warga sekolah baik guru, visual pegawai dan seluruh komite orang tua murid.

Bahkan dalam sambutan pembukaan, Mardi menyampaikan kalau bencana alam susah dihindari, tapi kalau bencana non alam yang biasanya berasal dari diri sendiri bisa minimalisir dengan cara menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya dan lainnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan merawat lingkungan dan seterusnya atau misalnya yang paling kecil yang paling sering jadi kalau di kota Medan ini akan bencana kebakaran.

“Sekolahnya dapat memastikan bahwa ketika kelas dalam keadaan steril dan juga tetap aman. Harapannya, mudah-mudahan pembelajaran selama tiga hari ini dari berbagai narasumber dapat memulihkan kondisi pasca bencana,” terangnya.

Pada kesempatan ini juga, pihaknya minta kehadiran Dinas Pendidikan Provinsi melalui Kabid PK untuk melantik tim siap siaga bencana di sekolah ini bisa bekerja dengan baik.

“Terima kasih atas dukungan dilantik seksi-seksi yang dilantik dalam tim kesiapsiagaan bencana. Misalnya, ketika ada bencana ada tim yang menghidupkan sirene memberikan tanda bahaya, ” tambah Mardi.

Karena di SLBN Pembina ada murid dengan berbagai ketunaan yang tak mendengar sirene sehingga ada guru yang bertugas mengangkat bendera tanda bahaya.

Ketika terjadi bencana ada tim yang mempersiapkan perlengkapan apa yang dibutuhkan misalnya kalau terjadi kebakaran. 

Kalau terjadi bencana banjir apa yang harus disiapkan seperti jaket dan ban pelampung. Ada tim medis dan tim logistik yang tangguh. 

“Kita berharap pelatihan atau simulasi tanggap bencana murid tidak takut ketika menghadapi bencana. Karena memang yang terpenting ketenangan menghadapi bencana,” tuturnya. 

Mardi berharap kegiatan ini akan terus setiap tahun mengadakan pelatihan simulasi. Apalagi, SLBN Pembina ini ini termasuk daerah rawan bencana.

Reporter : M Nasir 

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

UINSU Medan Kukuhkan Pengurus Forum Alumni Periode 2024-2027

mimbarumum.co.id - Gedung H. Anif Lantai 3 Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan di Jalan IAIN Sutomo...