Rabu, Juni 26, 2024

Kemenagsu Rukhyatul Hilal di Anjungan Lantai IX Kantor Gubsu

Baca Juga

mimbarumum.co.id – Ketua Tim Rukyat Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Abd. Amri Siregar, M.Ag mengatakan, rukyatul hilal dilakukan di beberapa tempat diantaranya Anjungan Lantai IX Kantor Gubernur Sumatera Utara, Pantai Binasi Sorkam Tapanuli Tengah, dan OIF UMSU, Rabu sore (22/3/2023).

Kegiatan ini lanjutnya, wujud dari melaksanakan perintah syari dalam penentuan awal bulan qomariah, dengan ketingguan titik hilal diatas 3⁰. “Pelaksanaan hilal, termasuk awal dasar penerapan 1 Ramadan. Kemungkinan besar hilal dapat teramati karena ketinggian hilal lebih dari 8⁰,” pungkasnya.

Menurut Amri yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara secara kriteria berdasarkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) perhitungan tersebut sudah memenuhi. Namun, keputusan final tetap akan disampaikan melalui Sidang Isbat Kementerian Agama RI.

“Hasil ini sudah kita laporkan ke pusat sebagai data untuk pemenuhan perhitungan Rukyatul Hilal. Adapun hasilnya dan keputusan akan disampaikan melalui Sidang Isbat malam ini,” ucapnya.

Berdasarkan laporan tim pengamatan terhitung pergerakan bulan pada saat matahari terbenam tinggi hilal 8,55⁰, Elongasi 9,42⁰, Umur bulan 18,24 jam, Fraksi Iluminasi 0,68 persen.

Kegiatan ini lanjutnya, wujud dari melaksanakan perintah syari dalam penentuan awal bulan qomariah, dengan ketingguan titik hilal diatas 3⁰. “Pelaksanaan hilal, termasuk awal dasar penerapan 1 Ramadan. Kemungkinan besar hilal dapat teramati karena ketinggian hilal lebih dari 8⁰,” pungkasnya.

Kepala BMKG Wilayah Medan, Hendro Nugroho menjelaskan, hasil ijtima awal Ramadan 1444 H di wilayah Indonesia, ditetapkan 23 Maret 2023. Dimana hilal ditemukan di Palu dan Mataram dengan ketinggian 8,5⁰. Sementara di Sumatera Utara hilal ini berada pada ketinggian 8,5⁰, namun posisinya tertutup awan.

Disebutkannya hasil pengamatan ini di Sumut, tinggi Hilal di Sumatera Utara berada pada +8,5⁰ di atas ufuk mar’i. Sementara di Aceh ketinggian hilal ini +8,75⁰. “Berarti hilal kalau tidak tertutup awan, kita bisa melihat dengan jelas. Tahun kemarin, ketinggian hilal itu kurang dari +2⁰,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan berdasarkan hasil pengamatan disimpulkan di Medan tinggi hilal berada pada 8,5⁰ dengan elogasi bulan 9,40⁰ dan  umur bulan 18,24⁰ jam.

Sementara Gubsu diwakili Kepala Biro Kesra Rahmadani Lubis akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan pengamatan hilal ini. Bahkan juga akan menyiapkan peralatan untuk melihat hilal ini di menara Mesjid Agung.

“Insya Allah, di Mesjid Agung itu ada dua menara, yang pertama menara 99 meter dan yang kedua menara 199 meter. Tapi menara ini izin yang keluar masih 125 meter. Rencananya di ketinggiian 199 meter ini akan difasilitasi untuk pengamatan hilal dan tetap akan dukungannya dari Pemprov Sumut,” ujarnya.

Pengamatan Rukyatul Hilal juga dihadiri perwakilan MUI Sumut, UIN Sumut, Ormas Islam dan media massa, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenagsu H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM dan Kepala Bidang Urais Drs. H. Muslim, MM.

Reporter : M Nasir

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hakim Singgung Perdamaian, Sidang Gugatan PT Jaya Beton Indonesia Rp642 Miliar Digelar

mimbarumum.co.id - Sidang perdana perkara gugatan PT Jaya Beton Indonesia (JBI) sebesar Rp 642 miliar digelar di Ruang Sidang...

Baca Artikel lainya