mimbarumum.co.id – Walaupun sempat beredar luas informasi melalui rekaman antara Kepala Sekolah SMA Santo Mikhael Pangururan, Marianus Manihuruk dengan pihak suami seorang guru perempuan di sekolah itu, mulai besok Kepsek kembali diaktifkan bertugas.
Hal itu disampaikan pihak Yayasan Santo Yoseph di Pematang Siantar melalui Albert Sinaga, Rabu (12/4/2023) di SMA Santo Mikhael Pangururan.
Ia menjelaskan, bahwa pihak yayasan sempat menonaktifkan Kepala Sekolah dan oknum guru yang diinformasikan masyarakat digrebek satu kamar.
Namun, kata Albert, setelah secara internal rekaman itu dikaji oleh pihak yayasan, tidak ditemukan bukti bawa keduanya berada dalam satu kamar. “Ada video visual, tapi mereka berdua tidak sedang berada dalam satu kamar,” ungkapnya.
Selanjutnya dijelaskan, baru saja pihak yayasan bersama kedua belah pihak dan stakeholder bersangkutan, termasuk para guru di SMA Santo Mikhael Pangururan mendengarkan pihak Kepala Sekolah dan pihak suami guru yang berada dalam rekaman, melakukan klarifikasi.
“Kedua belah pihak telah berdamai secara kekeluargaan, karena sampai sekarang belum ada permasalahan di internal sekolah,” kata Albert.
Tapi dia menegaskan, apabila di belakang hari ada pihak yang mempersoalkan informasi yang beredar luas itu, dengan bukti dan fakta aktual, pihak yayasan pasti akan mengambil tindakan tegas.
Kepala Sekolah SMA Santo Mikhael Marianus Manihuruk, SPd yang sempat dinonaktifkan ketika dikonfirmasi mengatakan, tidak ada melakukan tindakan asusila itu. “Saya lagi ada pertemuan, issu beredar itu tidak benar,” bantah dia.
Untuk diketahui, sebulan terakhir ini beredar luas informasi di kalangan masyarakat bahwa Kepsek SMA Santo Mikhael bersama seorang gurunya digerebek di salah satu kamar penginapan.
Namun rekaman tanpa visual itu, terbantahkan dengan klarifikasi yang sudah dilakukan pihak Yayasan Santo Yoseph.
Reporter: Robin Nainggolan


