mimbarumum.co.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H. secara resmi mengukuhkan 46 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Langkat Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Jumat (14/8/2026) sore.
Ke-46 putra-putri terbaik Langkat tersebut terdiri dari 23 putra dan 23 putri. Mereka dipercaya mengibarkan Bendera Pusaka pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam amanatnya, Tiorita menegaskan tugas Paskibraka tidak hanya sebatas mengibarkan bendera. Lebih dari itu, Paskibraka harus menjadi generasi penerus yang melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan melalui prestasi, kedisiplinan, integritas, dan pengabdian.
“Semangat perjuangan para pahlawan harus kita lanjutkan dengan cara kita sebagai generasi penerus. Tidak lagi dengan mengangkat senjata, tetapi dengan belajar, bekerja keras, berprestasi, menjaga persatuan dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Tiorita.
Ia menilai semangat tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu membangun Indonesia yang berdaulat, mandiri, adil dan makmur dengan memperkuat kualitas sumber daya manusia.
Tiorita juga berpesan agar para Paskibraka menjadikan proses pembinaan yang dimulai sejak 19 April 2026 sebagai bekal membentuk karakter. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila, integritas, dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadilah generasi muda yang cerdas, berintegritas, disiplin dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Masa depan Langkat dan Indonesia ada di tangan generasi muda,” tegasnya.
Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan naskah pengukuhan dan penandatanganan dokumen oleh Plt. Bupati Langkat.
Acara tersebut turut dihadiri Kajari Langkat Asbach, S.H., para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, unsur Forkopimda, TP PKK Kabupaten Langkat, pelatih, purna Paskibraka, serta orang tua anggota Paskibraka.
Melalui pengukuhan ini, Tiorita berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan dalam semangat belajar, kerja keras, dan pengabdian untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Reporter: Muhammad Heri Syahputra


