mimbarumum.co.id – Kabupaten Deli Serdang meraih penghargaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Terbaik Tingkat Kabupaten Tahun 2026 untuk Wilayah Sumatera.
Penghargaan bergengsi itu diterima langsung Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD di Jakarta, Kamis (22/10/2026). Rakornas tersebut dihadiri langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Bupati Asri Ludin mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Deli Serdang dalam memperluas akses keuangan yang inklusif bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan penghargaan ini semakin menyemangati kita untuk memperluas akses keuangan inklusif bagi seluruh keluarga agar mampu meningkatkan kesejahteraan,” kata Asri.
Menurutnya, Pemkab Deli Serdang ingin memastikan akses pembiayaan tidak hanya tersedia, tetapi benar-benar mendorong usaha produktif, meningkatkan pendapatan, dan mewujudkan kesejahteraan warga.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pertumbuhan ekonomi harus dirasakan langsung oleh rakyat, terutama petani, nelayan, pedagang, dan pelaku UMKM.
“Kekuatan ekonomi bangsa yang sesungguhnya harus dirasakan oleh rakyat secara nyata. Oleh petani di desa-desa, oleh nelayan di pesisir, oleh pedagang di pasar-pasar,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden juga mengumumkan rencana penyaluran kredit produktif sebesar Rp400 triliun pada tahun mendatang dengan sasaran 28 juta keluarga petani dan nelayan di daerah.
“Di tahun yang akan datang, saya ingin menyalurkan Rp400 triliun kepada para petani, nelayan di daerah-daerah,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden meresmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan untuk memperkuat koordinasi perluasan akses keuangan.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan literasi keuangan Indonesia pada 2026 mencapai 69,57 persen, melampaui rata-rata negara OECD.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menambahkan, sektor jasa keuangan nasional tetap tangguh di tengah tekanan global. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,4 persen pada semester I 2026, kredit perbankan tumbuh 13,69 persen, dan inklusi keuangan telah melampaui 93 persen.
“Angka kredit ini tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Tentunya menjadi modal yang besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuhnya.
Friderica menjelaskan saat ini terdapat 552 TPAKD di seluruh Indonesia yang berperan mengoordinasikan perluasan akses keuangan di daerah.
Usai penyerahan penghargaan, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyoroti insentif fiskal berbasis kompetisi kinerja daerah. Tahun ini, Rp1 triliun insentif fiskal dititipkan ke Kemendagri untuk dibagikan kepada daerah berprestasi.
“Tahun ini satu triliun dititipkan ke Kemendagri dan kita buat dalam bentuk lomba. Kami masih coba lobi untuk bisa menaikkan insentif fiskal agar tahun depan semakin besar,” sebut Tito.
Ia berharap insentif tersebut memacu pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dan pembangunan.
Reporter : Tumpal Manik


