Tokoh pemuda itu berharap pelaksanaan upacara peringatan G 30 S/PKI setiap tahunnya itu membuat semangat patriotisme generasi bangsa semakin kuat untuk menjaga ideologi bangsa dan negara dari ancaman anasir-anasir jahat seperti yang pernah dilakukan oleh PKI dahulu.
“Karena dengan nasionalisme yang kuat bangsa ini akan tetap terjaga dan berdiri kokoh,” katanya.
Baca Juga :Â Peringatan Hari Pancasila Penuntun Keberagaman
Sebelumnya Senin malam (30/9) ribuan kader Pemuda Pancasila memadati Tugu Ampera di Kampung Kolam, Percut Sei Tuan, Delisedang guna mengikuti Malam Renungan Suci mengenang gugurnya para Pahlawan Revolusi korban kebiadaban G 30 S PKI.
Dipilihnya Tugu Ampera sebagai lokasi pelaksanaan Malam Renungan Suci karena di lokasi berdirinya Tugu Ampera saat ini merupakan lokasi ditemukannya jasad dua orang Kader Pemuda Pancasila yang menjadi korban kebiadaban PKI.
Kampung Kolam merupakan salah satu tempat bersejarah seputar peristiwa pemberontakan PKI di Sumatera Utara.
Acara diawali dengan pembagian ratusan paket sembako kepada kaum dhuafa, anak yatim dan warga sekitar Tugu Ampera. Acara kemudian dilanjutkan dengan nonton bareng film Pengkhianatan G 30 S PKI yang berdurasi sekitar 4 jam.
Tepat pukul 00.00 WIB malam renungan suci pun dimulai dengan menggelar apel kehormatan. Bertindak selaku inspektur upacara Asisten Operasi Pangkosek Hanudnas III Kolonel Penerbang Jonson.
Setelah memberi penghormatan kepada para pahlawan yang diikuti dengan penyalaan obor dan pembacaan naskah malam renungan suci oleh Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan pembacaan kronologis tragedi kampung kolam oleh Kepala Desa Bandar Khalifah, Suparyo.
Kolonel Penerbang Jonson Simatupang mengatakan bahwa dia sangat mengapresiasi Pemuda Pancasila yang secara rutin melaksanakan malam renungan suci dan apel kehormatan mengenang para pahlawan yang gugur akibat pengkhianatan PKI.
“Apresiasi saya kepada Pemuda Pancasila yang rutin melaksanakan acara ini setiap tahunnya. Ini menunjukkan kepedulian dan penghargaan kepada para pahlawan sekaligus membuktikan kesetiaan mereka kepada Pancasila dan NKRI,” katanya. (ant)