Jalan Di Sumut Sana Sani Rusak Parah

0
Warga Hinai Kiri Secanggang Langkat mohon bantuan dari warga yang melintas meminta bantuan untuk pembelian sertu.(ANTARA/Imam Fauzi)
Warga Hinai Kiri Secanggang Langkat mohon bantuan dari warga yang melintas meminta bantuan untuk pembelian sertu.(ANTARA/Imam Fauzi)

PematangSiantara – Meskipun Indonesia sudah merdeka 74 tahun, namun masih banyak jalan-jalan di wilayah Sumatera Utara yang rusak di sana sini. Bukan tidak pernah di aspal, namun jalan jalan tersebut terkesan luput dari perhatian pemerintah.

Dilansir dari ANTARA, Masyarakat dan pengguna ruas jalan jurusan Pematangsiantar – Raya Kabupaten Simalungun, Senin (10/12), mengeluhkan kondisi akses transportasi darat di daerah itu.

Ruas jalan menuju ibukota Kabupaten Simalungun sepanjang kira-kira sembilan kilometer mulai Km 17 di Kecamatan Pane itu banyak berlobang dengan kedalaman bervariasi, hingga 15 cm.

Mereka berharap Pemerintah segera memperbaikinya supaya memberikan kenyamanan, apalagi saat libur akhir tahun 2019.

“Akan banyak orang yang menggunakan jalan ini, pulang kampung dan liburan,” kata Manto (37), pengendara mobil pribadi, warga Kota Tebingtinggi.

KT Sinaga (54), warga Embong, Kecamatan Pane menginformasikan, kira-kira satu – dua bulan lalu ada perbaikan dengan sistem tambal (menutup ruas jalan yang berlobang). Namun tidak keseluruhan ruas jalan yang terkelupas aspalnya ditambal, hanya yang agak dalam, sehingga yang lainnya semakin membesar. “Harapan kami, pengaspalan secara menyeluruh, bukan tambal,” katanya.

Baca Juga : 9 Jalan Baru di Sumut Dimulai Tahun Ini



Tidak hanya di Simalungun, Warga Lingkungan VI Kelurahan Hinai Kiri, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat juga mengalami hal yang sama. Bahkan mereka sampai meminta bantuan warga pelintas untuk membeli sertu sendiri untuk menimbun jalan yang tidak pernah disentuh oleh pemerintah.

Warga Hinai Kiri Secanggang Langkat, Ari Anggada, di Hinai, Senin, menjelaskan, hingga kini jalan tersebut semakin hancur diakibatkan lalu lalang kendaraan yang melintas di kawasan itu.

“Kondisi jalan di sini sudah cukup lama hancur dan rusak diakibatkan tidak ada perhatian untuk pengaspalannya,” katanya.

Untuk itu seluruh warga di kawasan itu berharap agar Pemerintah Kabupaten Langkat dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat menyahuti aspirasi rakyat ini.

“Sebab, sudah cukup lama warga di kawasan itu mendambakan jalan bisa segera diaspal,” katanya. (ANTARA/mimbar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here