mimbarumum.co.id – SMK Negeri 9 Medan mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Mesjid Al Badar Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan bertemakan, “Teladan Rasulullah SAW Sebagai Pendorong Generasi Muda Islami Untuk Semangat Belajar, Berkarya dan Berakhlaqul Karimah,” diikuti ratusan siswa-siswi, guru, tenaga pendidik (tendik) dan warga sekolah lainnya.
Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dibuka oleh Plt Kepala SMKN 9 Medan Cahyani Monalista Harefa diwakili Ketua Panitia Arif Wijaya menampilkan penceramah Al Ustadz Muhammad Nuh SPd.I.
Acara juga dimeriahkan dengan pembacaan shalawot nabi yang dilantunkan peserta didik secara khidmat sekaligus pengumuman dan penyerahan hadiah lomba memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam ceramahnya, Al Ustadz Muhammad Nuh SPd.I mengatakan, tema maulid sangat relevan dengan keteladanan Rasulullah SAW sebagai panutan ushwatun hassanah bagi seluruh umat manusia termasuk generasi muda islami.
Muhammad Nuh juga menghimbau siswa-siswi SMKN 9 Medan sebagai generasi muda islami harus menampilkan berbusana muslim yang sopan dan santun sesuai syariah agama islam yang mengedepankan adab yang baik dan mulia.
Dia menegaskan agar para anak didk menjaga hubungan baik dan menjalin silaturahmi tanpa harus membully, mengejek dan menghina sesama teman.
Muhammad Nuh mengimbau agar siswa-siswi tekun belajar. Karena kunci sukses adalah rajin belajar dan memiliki semangat untuk menimba ilmu di sekolah.
“Semua peserta didik teruslah berkarya mengejar prestasi di sekolah. Anak didik SMKN 9 Medan harus meraih karya dan inovasi pembelajaran yang baik sehingga menjadi tamatan yang memiliki kompetensi dan keahlian sesuai kemampuannya masing-masing,” tambahnya.
Lanjut dia, Rasullah SAW mengajarkan kebaikan dan menebar kebajikan kepada umat manusia. Hal ini menjadi tuntunan dan contoh yang baik. Salah satunya adalah menjadi anak muda yang memiliki akhlakul karimah yang baik.
“Jadilah generasi islami bagi murid di SMKN 9 Medan yang baik. Karena menjadi orang baik itu tak ada ruginya. Harus mampu menjadi orang baik dan niatkan dalam baik menjadi generasi islam yang meraih prestasi kelak menjadi orang sukses yang dapat membanggakan orang tua,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Arif Wijaya
menghimbau setelah kegiatan Maulid ini tidak ada anak-anak yang berkumpul di suatu tempat tertentu guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Tiidak ada siswa berkumpul di jalanan harus segera pulang ke rumah. Kita harapkan tema maulid ini menjadi anak didik yang berakhlakul karimah serta melahirkan tamatan yang cerdas dan berkualitas,” harap Arif.
Reporter : M Nasir


