Saat Pandemi, DPRD Samosir Bahas RAPDB di Luar Daerah

mimbarumum.co.id – Di tengah pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai bencana non alam dan mengakibatkan tekanan ekonomi di kalangan masyarakat, DPRD Samosir justru membahas RAPBD TA 2021 di luar daerah.

Para pemangku kepentingan itu, dinilai tidak relevan menyikapi keadaan masyarakat Samosir sekarang ini yang sedang mengalami kesulitan ekonomi di tengah situasi akibat dampak Covid-19.

Kalangan legislatif bersama Tim Anggaran Eksekutif, mulai hari Kamis (15/10/2020) sampai besok (Sabtu, 17/10/2020) akan berada di salah satu hotel di Parapat, Kabupaten Simalungun.

Baca Juga : Jubir Prabowo : Medan Salah Urus, Kita Enggak Mau Titipkan Harapan ke Orang Gagal

Wakil Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon, Jumat (17/10/2020) ketika dikonfirmasi mimbarumum.ci.id, mengatakan, pembahasan RAPBD TA 2021 di Parapat, tidak membebani anggaran. “Justru semakin efisien, karena legislatif menggunakan SPPD masing-masing, tak membebani APBD,” kata dia.

Politisi PKB itu, menjelaskan, agar semua pihak menyadari pembahasan RAPBD 2021 itu, merupakan agenda penting yang harus diselesaikan untuk kepentingan masyarakat banyak. “Perlu fokus,” imbuhnya lagi.

Ia membeberkan, secara teknis anggaran yang digunakan sama saja dengan kebutuhan, jika pembahasan dilakukan di Kabupaten Samosir.

Di sisi lain, tokoh pemuda Samosir, Hotdon Naibaho, menyebutkan bahwa idealnya legislatif membahas RAPBD di dalam daerah saja. “Apalagi saat ini, jumlah terkonfirmasi Covid-19 semakin bertambah,” tegasnya.

DPRD dan kalangan eksekutif harus menjadi contoh bagi masyarakat. “Sepekan ini jumlah terkonfirmasi Covid-19 semakin bertambah, ini malah ke luar daerah,” tegasnya lagi.

Selain masalah efisiensi anggaran, Hotdon menegaskan, fasilitas yang ada di Samosir hendaknya diberdayakan. “Buat apa jauh jauh ke luar daerah,” katanya tegas.

Reporter : Robin Nainggolan
Editor : Dody Ferdy