PKH di Samosir Belum Tepat Sasaran

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Kuota Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Samosir sering menjadi perdebatan hangat di tengah masyarakat, karena tidak pernah berubah dari tahun ke tahun.

Seolah-olah sasaran program itu telah ditetapkan menjadi jatah tetap, padahal ada ranking keluarga yang lebih layak mendapatkannya.

Hal ini menjadi perhatian serius Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Samosir, Renaldi Naibaho.

“Ada pemahaman yang salah selama ini mengenai pendataan untuk warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH),” sebutnya kemarin.

Baca Juga : Unika Medan Diharapkan Lahirkan Generasi Unggul

Menurut politisi milenial itu, seyogianya setelah tiga bulan harus dilaksanakan pembaharuan data melalui musyawarah desa (Musdes). “Kita sudah tekankan kepada OPD terkait, harus ada musyawarah desa menentukan warga yang berhak menerima PKH,” ujarnya.

Karena melalui musyawarah desa, kata Renaldi, semua warga sudah mengetahui siapa yang lebih layak menerima PKH. “Sehingga masyarakat secara terbuka mengetahui para penerima program pemerintah itu,” sebutnya lagi.

Selanjutnya ditegaskan, PKH erat hubungannya dengan KIS. “Jadi siswa berprestasi yang kurang mampu bisa menerima bantuan ini, kedepanya permintaan ini harus menjadi atensi,” tandasnya.

Program Keluarga Harapan di Kabupaten Samosir perlu menjadi perhatian serius dinas terkait. Karena penerapannya tidak sistematis dengan pola yang transparan.

Misalnya ada penerma PKH merupakan aparatur di desa, sementara masih ada keluarga yang lebih layak dan sangat mengharapkannya.

Reporter : Robin Nainggolan
Editor : Dody Ferdy

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Groundbreaking Kantor DPC PDIP Samosir, Sekjen PDIP : Kantor Partai Harus Berpihak pada Rakyat Miskin

mimbarumum.co.id - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP Djarot Saiful Hidayat memimpin secara langsung prosesi...