Pekerjaan Rehab Jalan di Dinas DBMBKCK Provsu Hampir Rampung

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Masyarakat apresiasi atas pekerjaan aspal jalan dan penanganan oprit beton di beberapa lokasi di Medan dan Deliserdang yang secara bertahap hampir selesai di tahun 2026 ini.

Doli salah seorang warga berpendapat bahwa pekerjaan aspal sangat membantu masyarakat di sekitar lokasi yang dikerjakan oleh penyedia jasa. 

“Kami berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperhatikan kondisi jalan yang telah rusak dan membutuhkan penanganan agar masyarakat bisa menggunakan akses jalan yang kondisinya baik,” ucap Doli.

Sementara itu, Penyedia Jasa PT Raindra Putra Edi Saputra selaku pelaksana kepada media, Rabu (14/10/2026) menjelaskan, ada tiga ruas pekerjaan di Tandem Hilir Beringin berupa pengerjaan aspal sepanjang 150 meter dan penanganan oprit beton di Jembatan Titi Payung sepanjang 25 meter ke depan dan ke belakang 50 meter.

Kemudian di segmen kedua itu di Simpang Pertempuran Batas Kota Medan yaitu letaknya di Desa Manunggal Helvetia Pasar 9 panjang 150 meter dengan 15 meter di depan dan 15 meter di belakang totalnya menjadi 180 meter.

Selanjutnya di Simpang Tiga Talun Kenas 3 Johar. Ada 2 segmen yang pertama di desa Ajibaho itu penanganan Rigid beton dengan panjang 100 meter lebarnya 7 meter.  Kemudian di Talun Kenas berupa pengaspalan dengan panjang 215 meter lebar 6 meter dengan nilai kontrak Rp 4,9 miliar.

Kata Edi dengan kontrak itu di beberapa ruas jalan seputaran Jalan Veteran meminta agar angkutan dump truck atau sejenisnya karena aspal jalan dengan ketebalan 10 cm, memang tidak memakai besi dengan panjang 155 cm dan nant pakai Fs 45 dengan ketebalan 25 cm yang memakai besi konstruksinya.

“Kami memohon kepada pengusaha truk agar tidak melintasi atau mencari jalur alternatif berhubung badan jalan itu kecil. Jadi kemungkinan bisa lewat dari Jalan Brayan/Jalan Kapten Sumarsono mungkin karena Kalau dipaksa dengan kendaraan berat yang masuk dengan kondisi satu jalur ini kita belah jadi dua bebannya makin potensi lobang yang cukup dalam,” jelasnya.

Menyinggung dihentikan pekerjaan, Edi Saputra mengatakan, sekarang kenapa penanganan bukan berhenti.

“Kita menunggu umur beton jadi di lantai kerja itu menunggu sampai dengan umur 28 hari supaya kita bisa melanjutkan ke konstruksi utama. Mungkin dalam minggu ini dimulai kembali pengecoran,” ujarnya. 

Reporter : M Nasir

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Dudi Efni Pasaribu Apresiasi AKP Ruspian Kini Dipercaya Kasat Narkoba Polres Langkat

mimbarumum.co.id – Serah terima jabatan (sertijab) Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Langkat dari AKP Amrizal HSB, SH,...