Milad Teropong ke-18

Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Pers Mahasiswa Teropong (UKM-LPM Teropong) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara  rayakan Milad ke-18 dan Silaturahmi Alumni & Anggota UKM-LPM Teropong dengan mengusung tema, “Mempererat Solidaritas agar Tercipta Manisnya Silaturahmi Keluarga Besar UKM LPM Teropong,” di Aula Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, kemarin.

M. Agung Safari Harahap selaku Pemimpin Umum UKM-LPM Teropong mengatakan bahwa saat ini nahkoda kapal biru berada di tangannya. Segala konsekuensi dan permasalahan yang ada merupakan tanggung jawabnya.

“Nahkoda kapal biru saat ini berada di tangan saya, ibaratkan sebuah garis lurus maka saya adalah titik yang ikut menuruskan kepimimpinan itu, segala konsekuensi maupun permasalahan sudah menjadi tanggung jawab saya,” kata Agung.

Ia menegaskan pengorbanan pendiri UKM LPM Teropong hingga 18 tahun berdiri merupakan pengorbanan yang harus dibayar dengan meneruskan tongkat estafet dan menciptakan benih-benih berkualitas.

“Ketika kita mengalami benturan besar yang menimpa kepengurusan ini, coba kita mengingat memoar kepengurusan lalu karena perjuangan yang saat ini kita alami belum sebanding dengan perjuangan mereka apalagi perjuangan sang pendiri Teropong dan sudah saatnya kita melanjutkan perjuangan mereka, menjadi lembaga pers yang berkualitas, sebab barometer kita jelas menjadi Lembaga Pers Mahasiswa terkemuka di Sumatera Utara,” tegasnya.

Agung menambahkan Milad ke-18 Teropong tidak bertujuan untuk mempertontonkan kehebatan para individu melainkan untuk menjalin ikatan silaturahmi antara alumni dan kepengurusan baru.

“Tidak ada pembeda antara alumni dan anggota pada acara ini karena saya mau suasana kekeluargaan tercipta hari ini dan kita tidak berselebrasi,” tambah Agung.

Acara ini dihadiri juga oleh para alumni, salah satunya Nur Akmal S.Pd selaku ketua Forum Alumni Teropong (Format) memiliki nada yang sama dengan Agung, bahwa Teropong harus menjadi lembaga satu langkah terdepan dibanding dengan lembaga lainnya. Teropong dituntut menjadi sosok inspirator bagi mahasiswa lainnya.

“Harapannya di milad ke-18 ini Teropong agar tetap eksis dan juga memberikan inspirasi bagi mahasiswa. Seperti dari lingkungan kecil dimulai kelas kalian teropong harus menjadi salah satu lembaga yang beda dengan yang lain. Serta  kepengurusan saat ini harus punya pengalaman yang lebih bagus dari sebelumnya dan harus membekas di hati jika mengingat Teropong,” pungkas Nur. (muhammad rizky alhaj)

Tulisan ini dikirim oleh Muhammad Rizky Alhaj, Mahasiswa UMSU Semester 4, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik