mimbarumum.co.id – Kabar mengejutkan dan memalukan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Utara berada di peringkat ke- 14 dari sumber informasi Progres Verifikasi dan Validasi Data Digitalisasi Pembelajaran Jenjang SMA Tahun 2026.
Data terakhir pada 5 Mei 2026 pukul 10.00 Wib yang dilansir oleh Microsoft Verval Digit SMA https://s.id/vervaldata-digitsma-2026 dan Dashboard Progress VervalSMA https://s.id/DashboardVervalDigitSMA26.
Ironisnya, Provinsi Sumatra Utara kalah dengan Provinsi Aceh yang berada di posisi 2. Faktanya, selama dilantik pada 1 Maret 2025 Kepala Dinas Pendidikan Provsu Alexander Sinulingga sektor pendidikan Sumatera Utara tanpa prestasi di level nasional dan terkesan terjadi kemerosotan.
Ketua KOMEDIK Sumut Marlan Pasaribu mengungkapkan prihatin dan kecewa. “Warga Sumatera Utara merasa malu karena Provinsi Aceh yang luas dan penduduknya lebih sedikit dari Provinsi Sumut justru meraih medali emas di ajang LKS dan FL3SN Nasional tahun 2025 lalu,” tambahnya.
Buktinya di tahun 2025 itu, prestasi siswa-siswi di level nasional seperti OSN, O2SN, FL3SN, LKS jenjang SMA dan SMK di Sumatera Utara tanpa meraih medali di kancah nasional.
“Akibatnya, Provinsi Sumatra Utara kalah tertinggal dan tak masuk ranking 10 besar provinsi di tingkat nasional,” ujar pemerhati pendidikan dan tokoh aktifis Sumatra Utara ini.
Alexander Sinulingga tak layak lagi memimpin Dinas Pendidikan Sumut karena tak mempunyai kemampuan memanej pendidikan disebabkan bukan berlatar belakang sebagai tokoh pendidik.
Alexander hanya lulusan STPDN di bidang pemerintahan dan bukan lulusan ilmu pendidikan sehingga tak bisa beradaptasi dengan pola dan sistem pendidikan nasional.
Sektor pendidikan seharusnya memiliki kepemimpinan berdasarkan pada pendekatan edukasi, ilmu dan pengalaman akademik.
Untuk itu Gubsu Bobby Nasution diminta melakukan evaluasi dan mencopot Alexander Sinulingga secepatnya. “Beliau gagal dan tak mampu memajukan pendidikan di Sumut,” ujar Marlan.
Bahkan keberadaan Alexander hanya orang yang suka mencari muka dengan Gubsu Bobby Nasution tapi ternyata tak mampu berkontribusi apapun di bidang pendidikan Sumut selama lebih dari setahun terakhir ini.
Reporter : M Nasir


