Jelang Lebaran, Pertamina Gelontorkan 18 Ribu Tabung Elpiji Tambahan

mimbarumum.co.id – Sepekan menjelang Idul Fitri 1441 H Pertamina memastikan ketersediaan elpiji di Sumut mencukupi. Bahkan, Pertamina sudah menyalurkan tambahan pasokan elpiji lebih dari 18 ribu tabung per hari di Sumut.

Unit Manager Comm, Rel, & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, M. Roby Hervindo menjelaskan Pertamina sudah memprediksi sebelumnya bahwa akan ada lonjakan konsumsi elpiji selama bulan Ramadhan hingga menjelang lebaran nanti.

“Menurut catatan kami, terdapat peningkatan konsumsi elpiji subsidi 3 kg hingga mencapai 431 ribu tabung per hari. Atau sebesar 3,2 persen jika dibandingkan konsumsi harian normal sebesar 413 ribu tabung,” jelas Roby.

Hosting Unlimited Indonesia

Baca Juga : Bantuan Jaring Pengaman Sosial Harus Tepat Sasaran

Kondisi sebaliknya justru terjadi pada konsumsi BBM selama musim Ramadhan tahun ini. Khususnya ditengah Covid-19 yang masih mewabah.

“Selama tiga minggu Ramadhan, terjadi penurunan pada konsumsi BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite, dan Pertamax Series). Tercatat penurunan hingga 28 persen atau turun menjadi 3,7 juta liter per hari, jika dibandingkan konsumsi rerata normal yang mencapai 5 juta liter per hari,” lanjut Roby.

Kondisi serupa juga menimpa penjualan BBM jenis gasoil (Bio Solar, Dex Series) selama Ramdhan 2020. Pertamina mencatat penurunan konsumsi menjadi 2,3 juta per hari. Atau anjlok 23 persen berbanding rerata konsumsi normal sebesar 3,1 juta liter per hari.

“Meskipun masih terjadi penurunan penjualan BBM di Provinsi Sumut, kami berkomitmen untuk tetap beroperasi penuh. Stok BBM yang tersedia di fuel terminal, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut hingga 24 hari ke depan. Dalam kondisi Covid-19 ini, kami juga meluncurkan berbagai program untuk membantu meringankan dampak ekonomi pandemi,” imbuh Roby.

Setelah meluncurkan berbagai program cashback, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali menggelar program berbagi takjil gratis di SPBU selama Ramadhan 2020.

Reporter: Budi Lubis
Editor : Redaksi