mimbarumum.co.id — Di tengah kehidupan yang semakin lekat dengan layar dan teknologi, NGALAM mengajak generasi muda kembali menikmati alam melalui kampanye lingkungan bertajuk “Touch The Grass” di Kota Medan.
Kampanye yang digagas sepuluh mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) ini mengangkat fenomena nature deficit, yakni berkurangnya interaksi langsung manusia dengan alam dalam kehidupan sehari-hari.
Alih-alih hanya menyampaikan pesan tentang lingkungan, NGALAM mengajak masyarakat merasakan alam melalui berbagai aktivitas interaktif, mulai dari tantangan mengenali unsur alam, permainan edukatif hingga eksplorasi ruang terbuka.
Rangkaian kegiatan diawali melalui pre-event bertajuk “RECONNECT: Feel & Notice” di kawasan Car Free Day (CFD) Lapangan Merdeka, Medan, Minggu (4/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, pengunjung mengikuti nature sensory challenge, kuis tentang alam, serta sesi refleksi. Aktivitas ini mengajak peserta menggunakan indra untuk mengenali lingkungan sekitar dan menyadari hal-hal sederhana yang kerap terlewat di tengah rutinitas.
Kampanye kemudian berlanjut melalui acara utama di Taman Cadika, Medan, Minggu (11/10/2026).
Bukan Sekadar Jalan-Jalan di Taman
Pada acara utama, peserta diajak mengikuti nature walk dan nature hunt. Keduanya dirancang untuk mendorong peserta menjelajahi taman, mengamati lingkungan, serta menemukan berbagai unsur alam melalui tantangan eksplorasi.
NGALAM juga menghadirkan nature journaling, kegiatan kreatif yang memadukan pengamatan alam dengan ekspresi personal melalui karya berbahan material alami.
Rangkaian kegiatan ini memberi ruang bagi peserta untuk berinteraksi dengan lingkungan secara langsung. Pesan yang ingin dibangun bukan semata-mata mengajak masyarakat datang ke taman, melainkan mendorong kebiasaan meluangkan waktu untuk memperhatikan dan merasakan alam di sekitarnya.
Dalam pelaksanaannya, NGALAM menggandeng Rimbapala Kehutanan USU, unit kegiatan mahasiswa yang berfokus pada eksplorasi alam bebas serta memiliki perhatian terhadap lingkungan dan kehutanan.
Kolaborasi tersebut mendukung pelaksanaan kegiatan yang mengandalkan pengalaman luar ruang dan pengenalan lingkungan secara langsung.
Selain kegiatan terjadwal, NGALAM membuka Touch The Grass Corner sebagai ruang interaksi bagi pengunjung Taman Cadika. Area ini memungkinkan masyarakat mengenal pesan kampanye dan mengikuti aktivitas sensorik maupun refleksi secara spontan, termasuk bagi mereka yang datang untuk berolahraga atau sekadar menikmati taman.
Kedekatan dengan Alam Dimulai dari Hal Sederhana
Project Leader NGALAM, Diva Meilisa, berharap kampanye tersebut dapat mendorong generasi muda kembali menyadari pentingnya berinteraksi dengan alam.
“Melalui rangkaian campaign Touch The Grass, saya berharap generasi muda dapat kembali menyadari pentingnya berinteraksi dengan alam, menemukan ruang untuk sejenak melepas penat, serta menumbuhkan kepedulian terhadap alam,” ujar Diva.
Ia menilai kedekatan dengan alam dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, yakni meluangkan waktu untuk hadir dan merasakan lingkungan sekitar.
NGALAM merupakan tim kampanye yang terdiri dari sepuluh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP USU. Nama NGALAM terinspirasi dari istilah “nge-alam”, yang menggambarkan aktivitas kembali berinteraksi dan mendekatkan diri dengan alam.
Melalui slogan “Sentuh Alam, Rawat Jiwa”, NGALAM berharap interaksi dengan ruang terbuka tidak hanya menjadi kegiatan sesekali, tetapi juga bagian dari keseharian generasi muda.
Sumber: Relis


