Fatek UMSU Yudisium Lulusan, Alumni Asal Kamboja Berbagi Pengalaman

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Fakultas Teknik (FATEK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar yudisium periode dua dengan 339 lulusan, Rabu (21/10/2026) di Auditorium Kampus Jalan Muchtar Basri Medan.

Sebanyak 339 lulusan tersebut berasal dari 74 lulusan Teknik Elektro, 99 lulusan Teknik Mesin dan 166 lulusan Teknik Sipil. Seluruh peserta yudisium turut mengikuti kuliah umum penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahaan yang dipaparkan langsung Wakil Rektor Sumber Daya dan Keuangan, Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A pada awal acara.

Acara dibuka langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd diwakili Wakil Rektor Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan, Pendidikan, Pengajaran, dan Digitalisasi Assoc. Prof. Dr. Marah Doly Nasution, S.Pd., M.Si menyampaikan para lulusan harus terus berkembang, meningkatkan kapasitas diri, dan berkontribusi di tengah masyarakat.

“Menurut firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, Surah Ar-Ra’d ayat 11, yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri,” ujarnya. 

Pesan tersebut disampaikan untuk mendorong para lulusan agar terus berikhtiar, meningkatkan motivasi, dan tidak berhenti berusaha dalam menghadapi berbagai tantangan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Dia juga mengapresiasi para peserta yudisium yang secara umum mampu menyelesaikan studi tepat waktu. Capaian tersebut dinilai menjadi salah satu hal penting dalam mendukung upaya peningkatan mutu akademik dan mempertahankan akreditasi program studi maupun fakultas.

Sebelumnya, Dekan FATEK UMSU Assoc. Prof. Ir. Ade Faisal, S.T., M.Sc., Ph.D mengingatkan, sarjana teknik UMSU harus menjadi lulusan yang tangguh bukan lulusan strawberry (lulusan yang nampak keras, padahal lembek) menghadapai era Indonesia Emas 2025.

Harus menjadi sarjana hijau (green graduate) yang ramah terhadap lingkungan, tahu memanfaatkan teknologi secara bijak, terutama teknologi AI.

“Karena kita tahu setiap pemakaian 1x chat boot AI akan tersedot air bersih sebanyak 0,5 ml, bayangkan berapa juta manusia yang memakai teknologi ini dan berapa kali mereka bertanya ke AI,” ujarnya.

Prediksi manusia kekurangan air bersih akan sangat mungkin terjadi bila kalian para lulusan sangat menggantungkan diri pada teknologi ai untuk hal-hal sederhana harian, mengabaikan kemampuan memori dan akal pikiran.

Dia berharap agar lulusan nanti menjadi insinyur yang baik, yang beretika ketika bekerja, karena negara ini memerlukan banyak insinyur-insinyur yang baik, bukan hanya yang mampu bekerja cerdas.

Perwakilan lulusan dari Kamboja Ary Saimah dalam kesan pesannya, mengatakan bahwa menyelesaikan studi merupakan momen istimewa yang memiliki arti besar dalam perjalanan hidupnya. 

“Awalnya saya harus beradaptasi, tetapi saya merasa diterima dan mendapatkan banyak ilmu,” ungkapnya.

Ary juga menyampaikan rasa terima kasih kepada UMSU atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk menempuh pendidikan tinggi. Sebagai mahasiswa asal Kamboja, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus bekal untuk melanjutkan perjalanan ke tahap berikutnya.

Dekan Ade Faisal dan seluruh keluarga besar Fatek UMSU menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang mahasiswa yang akan diwisuda akibat insiden laka lantas sekaligus pemutaran video singkat yang menampilkan kenangan tentang mahasiswa yang telah berpulang. 

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan kepada lulusan terbaik yaitu Arini Ghafira dari Teknik Elektro IPK 3,78. Syahrul Prayoga Teknik Mesin IPK 3,63 dan Juan Ahmad Farizi Teknik Sipil IPK 3,71.

Reporter : M Nasir

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

STIKes Sentral Wisuda 56 Mahasiswa, DIII Kebidanan Lolos Uji Kompetensi Nasional 100 Persen

mimbarumum.co.id – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sentral Padangsidimpuan mewisuda 56 mahasiswa, Senin (19/10/2023). Program Studi D3 Kebidanan sebanyak...