mimbarumum.co.id – Peta kepemimpinan masyarakat Minang di Sumatera Utara memasuki babak baru. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, H. Farianda Putra Sinik, SE resmi menjadi calon tunggal Ketua Umum Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM-3) Sumut periode 2025–2030 setelah tidak ada figur lain yang mendaftar hingga batas waktu ditutup, Minggu (30/11).
Berkas pencalonan Farianda diterima langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Mubes VIII BM-3 Sumut Ir. Besri Nazir, MM, bersama Ketua Organizing Committee (OC) Assoc. Prof. Dr. H. Yohny Anwar, MM, MH di Sekretariat BM-3 Sumut, Jalan Adinegoro, Medan.
Menurut Besri Nazir, panitia sebenarnya telah menghubungi sejumlah tokoh Minang yang dinilai layak memimpin organisasi perantau terbesar itu. Namun, tidak satu pun yang menyatakan kesediaan untuk maju.
“Sampai penutupan pukul 18.00 WIB, hanya Farianda yang mendaftar. Secara otomatis beliau menjadi calon tunggal pada mubes nanti,” ujar Besri.
Langkah Farianda mencalonkan diri dinilai menjadi momentum konsolidasi baru bagi kekuatan perantau Minang di Sumatera Utara. Selama ini, BM-3 disebut memiliki potensi besar, namun belum memiliki barisan yang benar-benar terpadu.
Ketua OC, Yohny Anwar, memastikan Mubes VIII BM-3 akan digelar pada Minggu, 7 Desember, di Aula BPSDM Provsu, Jalan Ngalengko, Medan. Sekitar 250 peserta dari berbagai organisasi Minang di Sumut diperkirakan hadir.
Di hadapan panitia, Farianda menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kembali jaringan perantau Minang, terutama dalam sektor ekonomi dan penguatan organisasi.
“Potensi perantau Minang di Sumut ini luar biasa besar, tapi kita belum sepenuhnya solid. Ke depan kita ingin memperkuat persatuan itu untuk kemajuan bersama,” ujarnya.
Farianda—yang juga Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut dan pemilik Harian Medan Pos—menyebut pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah asal Minang sebagai program prioritas.
“Banyak saudara kita yang kuat di sektor UKM. Mereka perlu perhatian, pendampingan, dan akses agar bisa naik kelas. Kita ingin BM-3 benar-benar menjadi rumah besar yang menggerakkan ekonomi perantau,” katanya.
Dengan status sebagai calon tunggal, Mubes VIII BM-3 diperkirakan akan menjadi panggung konsolidasi terbesar masyarakat Minang di Sumut dalam satu dekade terakhir.
Sumber: rilis


