FAI UNIVA Medan Gelar Gerakan Wakaf Alumni, Himpun Dana Rp12,35 Juta

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Al-Washliyah (Univa) Medan menggelar kegiatan Gerakan Wakaf Alumni (GWA), Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di lingkungan FAI Univa Medan ini bertujuan mengajak seluruh alumni berpartisipasi dalam membudayakan ibadah wakaf sebagai salah satu bentuk amal jariyah.

Dekan FAI Univa Medan, Dr. H. M. Tohir Ritonga, Lc., MA, dalam sambutannya mengatakan, Gerakan Wakaf Alumni merupakan upaya membangun kesadaran dan kepedulian alumni terhadap keberlangsungan serta pengembangan kampus.

Menurutnya, wakaf memiliki keistimewaan karena pahalanya akan terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia.

Ia juga mengingatkan bahwa sejarah berdirinya Univa tidak terlepas dari perjuangan dan gerakan wakaf para ulama, di antaranya Prof. Tuan Arsyad Thalib Lubis dan Prof. Nukman Sulaiman.

“Melalui gerakan ini, kita berharap seluruh alumni FAI dapat ikut mengambil bagian dalam membudayakan ibadah wakaf. Semoga wakaf yang diberikan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga hari kiamat,” ujarnya.

Di sela kegiatan, Wakil Dekan I FAI Univa Medan, Dr. Putri Syahri, M.Pd.I., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan Gerakan Wakaf Alumni juga dirangkai dengan pembagian toga dan perlengkapan wisuda kepada calon wisudawan.

Ia menyampaikan, pada Selasa, 3 November 2026, sebanyak 314 mahasiswa program sarjana (S1) dan 28 mahasiswa program magister akan mengikuti wisuda. Dengan demikian, total wisudawan FAI Univa Medan pada tahun 2026 mencapai 342 orang.

Sementara itu, Wakil Dekan II FAI Univa Medan, Dr. Hj. Nikmah Royani Harahap, MA, dalam nasihatnya kepada para calon wisudawan mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater setelah menyelesaikan pendidikan.

Ia berpesan agar para alumni senantiasa menjaga perilaku dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama baik diri sendiri, kampus, maupun agama.

“Sebagai alumni, kita harus menjaga nama baik kampus. Jangan melakukan hal-hal yang dapat menjelekkan nama baik pribadi, almamater, ataupun agama kita,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Magister FAI Univa Medan, Assoc. Prof. Dr. Khairuddin Lubis, M.Pd., MA, mengajak seluruh alumni program sarjana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.

Menurutnya, pendidikan merupakan proses yang harus terus dilanjutkan, terlebih di tengah perkembangan zaman yang menuntut peningkatan ilmu pengetahuan dan kompetensi.

Ajakan untuk terus menjaga hubungan baik antara alumni dan civitas akademika juga disampaikan Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Umy Fitriyani Nasution, M.Pd.

Ia mengatakan, silaturahmi dan saling memaafkan merupakan perbuatan terpuji yang harus terus dipelihara, meskipun para mahasiswa telah menyelesaikan masa studinya.

“Empat tahun lamanya ananda semua bersama kami. Sungguh banyak kenangan yang tidak terlupakan dan itu akan menjadi bagian dari sejarah hidup kami. Karena itu, silaturahmi antara alumni dan pegawai FAI Univa Medan harus tetap terjaga,” ungkapnya.

Mewakili mahasiswa, Muhammad Kahidir Rahmatullah, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen dan pegawai FAI Univa Medan yang telah membimbing, mendidik, serta memberikan ilmu pengetahuan sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Kami semua sangat berterima kasih kepada pegawai dan dosen FAI yang telah mengurus serta mengajarkan ilmu kepada kami. Kami tidak mampu membalas semua kebaikan tersebut. Semoga Allah Yang Maha Kaya membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda,” tuturnya.

Ungkapan haru juga disampaikan Sri Yakmania, S.Pd. Ia mengaku tidak mudah melupakan FAI Univa Medan yang telah menjadi tempat menimba ilmu selama empat tahun.

Ia berharap seluruh ilmu yang telah diberikan para dosen dapat bermanfaat bagi para alumni dan menjadi amal jariyah bagi para pendidik.

“Tidaklah mudah melupakan FAI yang merupakan tempat kami belajar selama empat tahun. Kami berharap semoga ilmu-ilmu yang diajarkan dosen-dosen kami bermanfaat dan menjadi amal jariyah yang akan dipahalai Allah SWT,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gerakan Wakaf Alumni FAI Univa Medan tahun 2026 berhasil menghimpun dana sebesar Rp12.350.000.

Dekan FAI Univa Medan, Dr. H. M. Tohir Ritonga, berharap jumlah tersebut terus bertambah seiring meningkatnya partisipasi alumni.

Ia menegaskan bahwa wakaf yang dihimpun diharapkan menjadi sedekah jariyah bagi para pewakif sekaligus memberikan manfaat bagi pengembangan kampus dan generasi penerus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Dr. Armanila, M.Si., Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Siti Rukhaiyah, M.Pd., serta seluruh staf FAI Univa Medan.

Melalui Gerakan Wakaf Alumni ini, FAI Univa Medan berharap semangat kepedulian, kebersamaan, dan kontribusi alumni terhadap almamater dapat terus tumbuh dan menjadi tradisi kebaikan yang berkelanjutan.

Reporter: Islahuddin Panggabean

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Refleksi Sumpah Pemuda 2026, H. Kasman Lubis: Selamatkan Generasi Muda Medan Dari Narkoba

mimbarumum.co.id - Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen menyelamatkan generasi...