BPJS Kesehatan Komit Berikan Pelayanan Berkualitas

mimbarumum.co.idKepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan, Rahayu Wahyuni mengatakan pihaknya berkomitmen berikan pelayanan berkualitas melalui program yang disediakan.

Sejumlah program yang disediakan yakni, sistem rujukan online, e-claim, pelayanan non kapitasi bagi puskesmas, program promotif dan preventif, program rujuk balik dan program lainnya.

“BPJS Kesehatan berkomitmen memberikan pelayanan yang berkualitas dan berkesinambungan melalui program yang saat ini tersedia,” kata Rahayu saat monitoring ke sejumlah puskesmas di Padangsidimpuan, Kamis (3/10/2019).

Baca Juga : BPJS Kesehatan Luncurkan Sistem Co Ex

Kata Rahayu dari hasil kunjungan yang dilakukan dibeberapa puskesmas ditemukan beberapa kendala yang memerlukan solusi dan tindak lanjut seperti ketersediaan tenaga kesehatan khususnya dokter gigi yang belum sesuai dengan kebutuhan jumlah peserta yang menyebabkan masih tingginya kasus gigi yang dirujuk ke rumah sakit.

“Hal lain yang menjadi kendala di puskesmas adalah semakin tingginya kasus-kasus gangguan jiwa (schizonephria) yang tidak dibarengi dengan sediaan obat di puskesmas, untuk itu perlu adanya solusi dan tindak lanjut dari kendala-kendala tersebut,” ujar Rahayu.

Sementar itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan, Ita Arbaiyah menjelaskan bahwa Pemko Padangsidimpuan mendukung penuh terselenggaranya program JKN-KIS dengan memastikan pelayanan peserta di puskesmas berjalan dengan baik.

“Kami dan BPJS Kesehatan senantiasa melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program-program yang dilaksanakan di puskesmas. Hal ini untuk memastikan berjalan atau tidaknya program yang bermuara pada baik dan buruknya derajat kesehatan masyarakat,” terang Ita.

Sebut Ita lagi, untuk Program Rujuk Balik (PRB) diselenggarakan dengan harapan mempermudah peserta penyakit kronis terkontrol salah satunya diagnosa schizonephria untuk mendapatkan obat.

“Dokter spesialis di rumah sakit akan merujuk balik peserta ke puskesmas untuk dikontrol kesehatannya dan obatnya dapat diambil di puskesmas maupun apotik yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” tutupnya. (zal)