Besok Mulai Libur Panjang, 100 Personel Turun Antisipasi Macet

mimbarumum.co.id – Besok mulai libur panjang, Sat Lantas Polres Tanah Karo menurunkan 100 personel gabungan guna mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas di jalur wisata.

Hal ini dikatakan Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP Agus Ita Ginting SIK MSi, kepada Mimbar Umum  saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2020).

Kata dia sedikitnya ada 100 orang personel yang disiapkan yang terdiri dari masing-masing satuan fungsi dan jajaran polsek yang ada di wilayah wisata Karo.

Dia menjelaskan, Polres Tanah Karo juga telah menyiapkan dua Pos Pam Terpadu antisipasi libur panjang ini. Satu Pos Pam di Berastagi dan satu di Pos Pam Doulu yang personelnya terdiri dari gabungan Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan Dinas Kesehatan.

Baca Juga : Kabar Baik, 15 Terkonfirmasi Covid-19 di Samosir Sembuh

Disamping itu, Polres Tanah Karo juga akan melaksanakan Pam Pariwisata dengan menempatkan personil di titik-titik rawan kemacetan sepanjang jalur wisata di wilayah Kabupaten Karo. Sehingga ia berharap lalu lintas di tempat wisata bakal terhindar dari kemacetan.

Dia menghimbau para pengunjung agar dalam berwisata tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan bagi wisatawan yang membawa kendaraan agar memeriksa kendaraannya dalam kondisi baik dan layak jalan.

“Kita himbau agar berhati-hati dan memperhatikan etika berlalu lintas dengan pengendara lainnya. Kepada wisatawan yang menggunakan roda 2 agar menggunakan helm, maksimal penumpang 2 orang dan tidak ugal-ugalan di jalan raya,” katanya.

Terkait pembatasan kendaraan yang beroperasi pada cuti bersama kali ini, kata dia merujuk pada Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor : SE.22/AJ.201/DRJD/2020 tanggal 22 Oktober 2020 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang Pada Masa Asur Mudik dan Balik Libur Nasional dan Cuti Bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah.

Namun, pembatasan operasional angkutan barang pada masa arus mudik dan masa arus balik ini dikecualikan bagi mobil barang pengangkut bahan bakar minyak atau bahan bakar gas, barang ekspor dan impor, air minum dalam kemasan, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang, dan barang pokok.

Reporter : Jusranta Surbakti
Editor : Dody Ferdy