Barca Vs Messi Belum Mereda, Ini Prediksi Kelanjutannya

mimbarumum.co.idLionel Messi dan Barcelona masih belum mencapai kata sepakat terkait kisruh tentang masalah kontrak yang memiliki perbedaan interpretasi antara kedua belah pihak.  

Sebenarnya Pihak Messi dan Barcelona sudah bertemu namun tidak mencapai kesepakatan. Kedua belah pihak masih tetap memegang teguh pada pendirian masing-masing.

Bahkan pihak LaLiga sudah ikut campur tangan, namun tak kunjung usai. Operator Liga Spanyol itu beranggapan Barcelona merupakan kubu yang benar.

Mereka menyebut kontrak Messi dengan Barcelona masih berlaku sampai 2021, dan klausul unik yang membolehkannya pindah secara cuma-cuma sebelum kontraknya berakhir pada 2021 sudah kadaluarsa sejak 10 Juni lalu.

Baca Juga : Fantantis!! Inter Siap Kontrak Messi Rp4,5 Triliun

Kemelut ini memantik prediksi sejumlah pihak tentang kelanjutan kasus itu. Berikut prediksi hal yang terjadi dalam lanjutan kisruh Messi dan Barcelona, dikutip dari Marca:

1. Lionel Messi Berbicara di Publik untuk Pertama Kali

Messi sudah mengambil langkah terlebih dulu dengan tidak mengikuti tes PCR dan absen di latihan Barcelona.

Namun Messi belum juga berbicara tentang latar belakang dan alasan di balik keinginannya untuk hengkang. Bila Messi membicarakan alasan di balik keinginan untuk pergi, posisi Presiden Barcelona dan manajemen bakal makin tersudut.

2. Barcelona Menjatuhkan Denda

Barca bisa jadi bakal bergerak lebih dulu dengan menjatuhkan denda pada Lionel Messi akibat aksi indisipliner yang dilakukan sang megabintang.

Klub raksasa ini masih berkeyakinan Messi tetap pemain Barcelona hingga saat ini sehingga ia harus mengikuti segala peraturan yang dikeluarkan oleh Barcelona, termasuk soal kewajiban datang latihan.

3. Messi Nekat Pergi dan Menunggu Hasil Pengadilan

Hal paling ekstrem yang bisa dilakukan adalah nekat pergi ke klub lain sebelum kesepakatan terjadi. Dengan demikian, Messi akan mengandalkan pertarungan lewat pengadilan melawan Barcelona.

Bila langkah ini yang diambil, hubungan Messi dan Barcelona bisa rusak untuk kurun waktu yang lama. Pasalnya, pengadilan bakal memutuskan siapa yang jadi pemenang. (cnni.mr)

Editor : Masrin