mimbarumum.co.id – Satu minggu lebih terjadinya bencana banjir dan longsor melanda di sejumlah kecamatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng),khususnya di Kecamatan Barus, Selasa (25/11/2025) yang telah menghancurkan puluhan rumah dan merendam ratusan rumah warga.
Namun hingga kini, Kamis (4/12/2025) warga korban bencana banjir masih belum menerima bantuan dari pihak Pemkab Tapteng baik bahan pangan hingga penanganan dan pembersihan sejumlah titik dan fasilitas umum lokasi terdampak banjir.
Penderitaan warga semakin diperparah dialami warga dengan masih belum berfungsinya listrik hingga kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok. Akibatnya banyak warga mengaku kesulitan untuk mengkonsumsi kebutuhan makanan hingga air bersih.
“Sungguh sedih nasib kami para korban banjir di Baris kali ini. Sebab sudah tertimpa bencana, hingga kini dari pihak Pemkab maupun kecamatan samasekali belum ada menemui para korban apalagi mengulurkan bantuan,” kata warga mengaku bermarga Pasaribu ini sembari mengakui pihak kecamatan satu hari terjadinya bencana hanya keliling semata di atas mobilnya.
Melihat kesedihan warga yang mengalami banyaknya korban banjir yang masih kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan, Keluarga Bakhtiar Ahmad Sibarani,SH, MH dan Rahmansyah Sibarani, SH, MH, Kamis (4/12/2025) terus berinisiatif membuka Dapur Umum di Jalan Merdeka, Barus, untuk konsumsi makanan bagi warga.
Bakhtiar saat ditemui wartawan disela-sela mengunjungi dan menyempatkan ikut membantu ibu-ibu memasak mengaku, pembukaan dapur umum semata-mata untuk meringankan beban warga korban bencana di Barus. Pembukaan dapur umum tersebut dibantu oleh kalangan masyarakat terdampak bencana banjir.
Ia yang juga mantan Bupati Tapteng menjelaskan, pembukaan dapur umum dimulai Rabu (26/11/2026) sehari terjadinya banjir besar melanda Barus.
“Kita mulai tanggal 26, terhenti tanggal 27 hingga beberapa hari karena tidak ada bahan karena akses jalan yang rusak. Selanjutnya tanggal 2 Desember kita buka kembali meskipun sebagian, dan kini di tanggal 4 Desember kedepan akan kita buka untuk membantu warga,” terang Bakhtiar Sibarani didampingi Rahmansyah Sibarani yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut.
Dijelaskan, sebanyak 8.000 nasi bungkus setiap harinya akan disiapkan dan dibagikan ke daerah-daerah terdampak bencana.
“Mohon maaf menu yang kita siapkan hari ini hanya nasi dengan telur sambal, selanjutnya besok nasi sambal dan.mie instan, disebabkan masih sulitnya memperoleh bahan pokok. Intinya segala upaya akan kita siapkan untuk masyarakat kampung halaman saya,” imbuh politisi Partai NasDem ini.
Lebih lanjut Bakhtiar mengaku telah meninjau sejumlah titik lokasi banjir di Barus. Dia menegaskan akan menurunkan alat berat yang sebelumnya telah didatangkannya ke Kota.Sibolga, yang mengalami dampak banjir dan longsor sangat parah.
Bakhtiar juga mengaku telah menggalang bantuan ke para donatur, pengusaha khususnya orang Barus yang berhasil di perantauan dan Jakarta. “Ayo pulang kampung kita ramai-ramai membantu masyarakat Barus. Sama-sama kita bersama pemerintah Marsipature Hutanabe membangun masyarakat Barus,” terangnya.
“Sehingga kesannya jangan hanya pandai bicara, jangan hanya pandai menghujat .Buzzer-buzzer yang selama ini hanya pandai menghujat untuk sementara hentikan dulu, mari kita bantu Tapteng kedepan lebih baik. Sebab tidak mungkin membantu Tapteng ini hanya dengan satu pengusaha saja,” pungkasnya.
Reporter : Djamaluddin


