Akselerasi Digitalisasi Pembayaran, BI dan Kemenko Perekonomian Gelar Rakorwil TP2DD Sumatera di Medan

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sumatera di Medan.

Pertemuan strategis ini digelar guna mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran untuk meningkatkan penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) serta memperkuat kapasitas fiskal di wilayah Sumatera.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza M. Moesa, menegaskan bahwa percepatan digitalisasi transaksi sangat efektif dalam memacu aktivitas perekonomian melalui sistem pembayaran yang lebih cepat, mudah, dan efisien.

Berdasarkan pemantauan kinerja TP2DD sepanjang tahun 2025, tiga wilayah di Sumatera yang berhasil meraih peringkat digitalisasi sistem pembayaran tertinggi adalah Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Riau. Kinerja positif ini didorong oleh pertumbuhan signifikan penggunaan QRIS, baik dari sisi volume transaksi, jumlah pengguna, maupun adopsi oleh pelaku usaha.

“Ke depan, masih banyak hal yang dapat didorong untuk akselerasi sistem pembayaran, salah satunya dari dukungan dalam perencanaan daerah yang memasukkan program percepatan digitalisasi sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah,” ujar Ameriza.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Puji Gunawan, menggarisbawahi pentingnya komitmen pemerintah daerah dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam menyelaraskan regulasi.

Menurutnya, kebijakan daerah perlu terus diselaraskan dengan agenda TP2DD agar mampu mendukung beragam inovasi layanan publik.

Rakorwil yang dihadiri oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan BPD dari 10 provinsi di Sumatera ini juga mendiskusikan arah pengembangan sesuai Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030. Salah satu inovasi utama yang disoroti adalah perluasan sistem split payment melalui QRIS, yang telah diinisiasi lewat program QRESTO di Kota Medan.

Sebagai langkah tindak lanjut, Bank Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan akan melakukan pemetaan potensi digitalisasi PDRD di tiap daerah. Penguatan sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem keuangan daerah yang lebih maju, resilien, dan inklusif di seluruh pulau Sumatera.

Reporter : Siti Amelia

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Pemprov Sumut-AS Perkuat Kemitraan Strategis, Buka Peluang Investasi dan Perdagangan Baru

mimbarumum.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat kemitraan strategis dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS), khususnya dalam membuka...