Medan, Mimbar – Diduga karena senggolan saat sedang berjoget ria di sebuah klub malam Newzone, seorang anggota kepolisian dari Sudit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut babak belur dikeroyok sekelompok pemuda. Kini korban sedang mendapat perawatan intensif di RS Materna, Medan.
Informasi diterima Mimbar, kejadian bermula pada seminggu sebelumnya saat Bripka Erik Tambunan dan pelaku (Ayub) berada di tempat hiburan malam.
Saat itu terjadi senggolan antara korban dan pelaku sehingga terjadi pertengkaran. Namun hal itu tidak berlangsung lama karena sejumlah pengunjung melerainya.
Ternyata Ayub masih merasa dendam dengan korban sehinga berusaha mencari-cari oknum personil kepolisian itu. Yang dinanti tiba, ketika pada Sabtu (14/4) sore korban bertandang ke kampung kubur hendak menemui teman wanitanya bernama Dina. Kesempatan itu tidak disia-siakan Ayub Cs untuk melakukan pembalasan.
Pada aksi pengeroyokan itu, korban Bripka Erik Tambunan mengalami luka dibagian kepala, bibir pecah, tangan kanan luka-luka dan kaki bagian kanan koyak. Bahkam senjata api jenis Revolver milik Dinas Kepolisian yang dipinjam pakai pun sempat hilang, namun akhirnya berhasil ditemukan.
Personil kepolisian dari sektor Medan Baru bersama Tim Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut yang mendapat informasi peristiwa itu bergegas menuju lokasi dan menemukan korban sudah berlumuan darah. Selanjutnya korban dibawa ke RS Materna untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak, menyebutkan pihaknya telah menurunkan personil ke Tempat Kejadian Peristiwa di Jalan Airlangga Ujung, Kampung Kubur, untuk menangkap pelaku pengeroyokan.
Diungkapkan, kondisi korban Bripka Erik Tambunan yang sebelumnya kritis setelah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Medan. Keadaan anggota kami sudah membaik. “Jadi mohon doanya iya, agar pelaku dapat ditangkap,” ucapnya. (afm)


