Harga Rumah Medan Naik 19%, Stok Listing Malah Anjlok 33,8 Persen

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Harga rumah di Kota Medan terus bergerak naik. Data internal Rumah123 mencatat median harga penawaran rumah di Medan mencapai Rp1,25 miliar pada Agustus 2026, atau meningkat 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di saat harga bergerak naik, jumlah rumah yang ditawarkan di pasar justru menyusut tajam. Listing aktif rumah di Medan tercatat hanya 4.629 unit, turun 33,8 persen secara tahunan (YoY).

Data tersebut dirilis Rumah123 pada 14 September 2026 dan menunjukkan adanya perubahan cukup signifikan pada pasar properti Medan sepanjang setahun terakhir.

Di tengah kondisi tersebut, Medan Sunggal menjadi kawasan dengan minat pencarian rumah tertinggi. Area ini menyumbang 20,9 persen dari seluruh enquiry rumah di Medan.

Medan Johor berada di posisi berikutnya dengan 16,8 persen, disusul Medan Selayang sebesar 6,4 persen.

Medan Sunggal Paling Banyak Dicari

Tingginya minat pencarian di Medan Sunggal sejalan dengan posisi kawasan tersebut sebagai wilayah dengan jumlah listing aktif terbanyak.

Rumah123 mencatat terdapat 535 listing aktif rumah di Medan Sunggal.

Namun, pergerakan harga di kawasan tersebut tidak sepenuhnya mengikuti kenaikan median harga Kota Medan.

Untuk rumah dengan luas bangunan atau lahan dalam rentang 151–250 meter persegi, median harga penawaran di Medan Sunggal mencapai Rp1,49 miliar.

Angka tersebut justru turun 6,9 persen dibandingkan Agustus tahun sebelumnya. Data tersebut dihitung berdasarkan 156 listing aktif.

Kondisi itu menunjukkan bahwa pergerakan pasar properti tidak seragam di seluruh kawasan Medan. Ketika median harga penawaran secara keseluruhan naik, sejumlah segmen di kawasan tertentu justru mengalami koreksi harga.

Harga Naik, Pilihan Rumah Menyusut

Penurunan jumlah listing aktif sebesar 33,8 persen menjadi salah satu indikator penting dalam perkembangan pasar rumah Medan.

Dengan hanya 4.629 listing aktif, jumlah rumah yang tersedia di pasar jauh lebih sedikit dibandingkan setahun sebelumnya.

Pada saat yang sama, median harga penawaran justru mencapai Rp1,25 miliar atau naik 19 persen secara tahunan.

Kombinasi kenaikan harga dan penyusutan pasokan tersebut menjadi gambaran penting bagi calon pembeli maupun pemilik properti yang ingin menjual rumah.

Sementara itu, tingginya enquiry di Medan Sunggal menunjukkan kawasan tersebut masih memiliki daya tarik kuat bagi pencari rumah.

Rumah123 menyatakan akan terus memantau perkembangan harga, pasokan dan minat pencarian rumah di Medan untuk melihat dinamika pasar properti lokal.

Data tersebut juga dapat menjadi salah satu referensi bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan pembelian rumah maupun investasi properti di Kota Medan.

Sumber: Rilis

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh, Tingkatkan Pengawasan Pelayanan Energi kepada Masyarakat

mimbarumum.co.id – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Kepolisian Daerah...