Sembilan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia UNIMED Lolos Seleksi Festival Ngobrol Buku 2026

Berita Terkait

mimbarumum.co.id — Sembilan mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang tergabung dalam Bengkel Sastra UNIMED berhasil lolos dalam tahap seleksi penulisan cerpen untuk mengikuti Festival Ngobrol Buku 2026. Festival yang mengangkat tema “Menghidupkan Cerita Rakyat untuk Pembaca Modern” akan dilaksanakan selama tiga hari, pada 28—30 September 2026, di Roha Cafe, Medan.

Mereka adalah Stefany Indah Ayuri, Friska Martini Theresia Hulu, Naomi Sinaga, Ihtia Rina Fitri, G. Emma Rajagukguk, Nur Annisa Lubis, Sri Hartati Lombu, Silfani Hulu, dan Nanda Agustia.

Kesuksesan mahasiswa UNIMED melewati seleksi ketat ini menunjukkan karya-karya mereka memiliki kualitas yang layak bersaing di tingkat nasional. Dengan berbagai perspektif unik tentang cerita rakyat, mereka siap menghadirkan cerpen-cerpen segar yang relevan dengan pembaca modern.

Bengkel Sastra UNIMED, sebagai wadah pengembangan bakat menulis mahasiswa, telah mempersiapkan anggotanya melalui berbagai workshop dan diskusi sastra yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan ide kreatif menjadi karya sastra berkualitas.

“Melalui partisipasi di Festival Ngobrol Buku, mahasiswa UNIMED akan mendapatkan kesempatan langsung belajar dari para ahli di bidang sastra. Pada hari pertama, Koko Hendri Lubis akan menjadi narasumber dan membahas tentang folklor serta bagaimana cerita rakyat dapat dihidupkan kembali melalui karya sastra modern,” kata dosen pembimbing, Sartika Sari, S.S., M.Hum.,  kepada Mimbar Umum Online, Senin (1/9/26).

Dalam sesi tersebut, sebut Sartika, peserta termasuk mahasiswa UNIMED akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai terkandung dalam cerita rakyat, seperti tradisi, kearifan lokal, pandangan hidup, dan identitas budaya yang kemudian dapat menjadi sumber inspirasi bagi penulis muda untuk menciptakan cerita baru yang tetap memiliki akar budaya.

Memasuki hari kedua dan ketiga, mahasiswa UNIMED akan mengikuti materi dari Yusi Avianto Parenom, narasumber berpengalaman di bidang kepenulisan cerpen. Materi yang diberikan mencakup pemahaman mendalam tentang unsur-unsur penting dalam cerpen, mulai dari tokoh, penokohan, alur, latar, konflik, sudut pandang, hingga penggunaan bahasa.

“Peserta akan diajak memahami bahwa menulis cerpen yang baik tidak hanya memerlukan ide yang menarik, tetapi juga cara penulis mengolah ide tersebut—penggambaran tokoh, pembangunan konflik, pemilihan kata, dialog, dan penciptaan suasana menjadi elemen krusial agar cerita mampu memberikan pengalaman yang kuat kepada pembaca,” katanya lagi.

Keberhasilan mahasiswa UNIMED dalam seleksi penulisan cerpen Festival Ngobrol Buku 2026, menurut pembimbing lainnya, Dr. Muharrina Harahap, S.S., M.Hum, merupakan bukti nyata dari dedikasi Bengkel Sastra UNIMED yang mereka bimbing, dalam mengembangkan talenta sastra di kampus.

“Prestasi ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu berkontribusi aktif dalam pelestarian dan modernisasi cerita rakyat melalui karya sastra,” sebut Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNIMED itu.

Menurutnya, dengan mengikuti festival ini, mahasiswa UNIMED tidak hanya akan memperluas jaringan dengan penulis dan pecinta sastra dari berbagai latar belakang, tetapi juga memiliki kesempatan mengembangkan karyanya melalui umpan balik dan diskusi langsung dengan para ahli.

Festival Ngobrol Buku 2026 menjadi platform penting bagi generasi penulis muda, termasuk mahasiswa UNIMED, untuk menunjukkan bahwa cerita rakyat masih memiliki tempat dalam perkembangan sastra modern. Melalui karya-karya segar dan perspektif kontemporer, mereka membuktikan bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan.

“Selama masih ada yang membaca, menulis, dan menceritakannya kembali, cerita-cerita tersebut akan selalu memiliki kemungkinan untuk hidup dalam bentuk yang baru,” pungkas Naomi, salah satu mahasiswa UNIMED, setelah mengikuti festival sastra tingkat nasional tersebut.

Kehadiran mereka di Festival Ngobrol Buku 2026 diharapkan dapat menginspirasi generasi penulis muda lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi kreatif dalam bidang sastra Indonesia.

• Suyadi San

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Sambut HUT ke-62, Golkar Medan Bagikan 3.062 Paket Sembako kepada Masyarakat

mimbarumum.co.id - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kota Medan menggelar aksi sosial dengan...