mimbarumum.co.id — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara resmi meluncurkan rangkaian Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 dengan strategi agresif memperluas akses pasar internasional bagi komoditas kopi lokal. Melalui program bertajuk Sumatra Coffee Journey yang digelar di Delipark Medan mulai 15 hingga 25 Juli 2026, BI membidik digitalisasi dan kolaborasi lintas sektor untuk mendongkrak daya saing UMKM dari hulu hingga hilir.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Didit Widiana, menandai dimulainya perhelatan ini secara simbolis melalui kegiatan morning coffee brewing. Langkah ini menjadi simbolisasi komitmen BI dalam meramu inovasi guna menjawab tantangan global yang dihadapi oleh industri kopi nasional saat ini.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pasar GlobalSumatera Utara telah lama dikenal secara global sebagai salah satu wilayah penghasil kopi terbaik dengan karakteristik cita rasa yang unik dan autentik.
Namun, potensi besar tersebut dinilai belum optimal tanpa adanya sinergi yang kokoh di antara para pemangku kepentingan. Dalam sambutannya, Didit Widiana menegaskan bahwa akselerasi industri kopi tidak dapat berjalan secara parsial atau sendiri-sendiri.
Diperlukan sebuah ekosistem kolaboratif yang mengintegrasikan peran pemerintah, pelaku usaha, komunitas kopi, akademisi, asosiasi, hingga pembeli (buyer) strategis.
“Semangat kolaborasi menjadi landasan penting dalam memperkuat sinergi untuk memperluas jejaring bisnis. Kami berkomitmen membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal, termasuk menembus pasar internasional,” ujar Didit dalam pembukaan acara tersebut.
Jembatan Kompetisi dan Akselerasi Digital UMKMSebagai implementasi nyata, kompetisi kopi yang dihadirkan dalam Sumatra Coffee Journey dirancang khusus untuk memperkuat ekosistem industri dari sektor hulu (petani) hingga hilir (barista dan pelaku bisnis).
Tidak hanya kompetisi, ajang ini juga memfasilitasi business matching, forum diskusi, edukasi literasi keuangan, pameran UMKM, serta percepatan digitalisasi sistem pembayaran bagi para pelaku usaha.
Sebanyak 45 tenant kopi pilihan dari berbagai wilayah di Sumatra turut meramaikan pameran ini. Melalui kehadiran para tenant tersebut, masyarakat dan calon investor dapat mengeksplorasi kekayaan rasa kopi terbaik Sumatra secara langsung di satu tempat tanpa harus mengelilingi seluruh pulau.
Melalui momentum KKSU 2026, Bank Indonesia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mendukung gerakan bangga menggunakan produk UMKM unggulan daerah.
“BI optimistis langkah strategis ini mampu menaikkan kelas produk kopi Sumatera Utara agar tidak hanya dominan di pasar domestik, tetapi juga berdaya saing tinggi di kancah global,” tandasnya.
Reporter : Siti Amelia


