mimbarumum.co.id – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Pendataan ekonomi berskala nasional ini dinilai sangat penting karena akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merancang kebijakan pembangunan serta menyusun program ekonomi yang lebih tepat sasaran.
“Aspek data sangat penting dalam pembangunan. Satu data yang akurat menjadi dasar penyusunan program dan kebijakan pembangunan daerah,” ujar Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Deli Serdang Hendra Wijaya, saat menerima audiensi Kepala BPS Kabupaten Deli Serdang, Elly Suharyadi, di Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (12/3/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati itu membahas berbagai persiapan teknis menjelang pelaksanaan sensus ekonomi yang dijadwalkan berlangsung pada tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, Hendra Wijaya meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Deli Serdang untuk mendukung pelaksanaan sensus, termasuk melalui koordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Deli Serdang sebagai pengelola statistik sektoral di daerah.
Ia berharap hasil sensus tersebut nantinya dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan, termasuk perencanaan anggaran dan strategi pengembangan ekonomi.
“Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat merancang program pembangunan yang lebih tepat sasaran serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Pendataan Dimulai Mei 2026
Sementara itu, Kepala BPS Deli Serdang Elly Suharyadi menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 rencananya akan dilaksanakan mulai Mei hingga Agustus 2026.
Sensus ini merupakan program pendataan ekonomi terbesar di Indonesia yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali oleh BPS.
“Pendataan akan mencakup seluruh pelaku usaha non-pertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar,” jelas Elly.
Selain usaha konvensional, sensus ini juga akan menjangkau berbagai jenis usaha modern seperti usaha online, usaha rumahan, pertokoan hingga perusahaan besar yang beroperasi di seluruh wilayah Kabupaten Deli Serdang.
Dimulai dengan Pengisian Data Online
Pelaksanaan sensus akan diawali dengan pengisian kuesioner secara daring oleh perusahaan melalui email pada Mei hingga Agustus 2026.
Selanjutnya, petugas BPS akan melakukan pendataan langsung ke lapangan pada Juni hingga Agustus 2026.
Menurut Elly, hasil sensus ini akan memberikan gambaran lengkap tentang kondisi ekonomi daerah, termasuk peta usaha, daya saing ekonomi, kontribusi UMKM, hingga perkembangan ekonomi digital.
“Hasil sensus nantinya akan memberikan gambaran peta ekonomi Indonesia serta insight penting bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, maupun masyarakat,” ujarnya.
Reporter: Ngatirin/rel


