mimbarumum.co.id – Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Polrestabes Medan II di Jalan Kolam, Dusun III, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, Ketua YKB Sumatera Utara Ny Mona Whisnu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, serta pejabat utama Polrestabes Medan.
Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan bahwa program pemenuhan gizi merupakan bagian penting dari visi pembangunan Deli Serdang yang sehat dan sejahtera.
Launching SPPG ditandai dengan pelepasan mobil operasional yang membawa 219 ompreng makanan bergizi untuk balita, batita, dan ibu hamil sebagai kelompok prioritas penerima manfaat.
Menurut Bupati, intervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan menjadi faktor kunci dalam menciptakan generasi unggul serta menekan angka stunting.
“Kolaborasi seperti ini sangat kami apresiasi. Pemkab Deli Serdang terus mendorong sinergi lintas sektor untuk memastikan program makan bergizi nasional berjalan bukan hanya untuk siswa sekolah, melainkan kini sudah menyasar ibu hamil dan anak,” ujarnya.
Usai pelepasan mobil operasional, Bupati melakukan peninjauan fasilitas dapur dan sarana pendukung SPPG melalui room tour. Kegiatan dilanjutkan dengan penaburan 6.000 bibit ikan lele di kolam buatan sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan program.
Bupati menilai, kehadiran SPPG YKB Polrestabes Medan II di wilayah Deli Serdang bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga wujud dukungan terhadap cita-cita Presiden dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, kuat, dan berkualitas.
Ia berharap program tersebut berjalan konsisten dan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam memperkuat gerakan pemenuhan gizi berbasis kolaborasi lintas sektor.
Reporter: Ngatirin/rel


