mimbarumum.co.id – Dengan semarak rampak Gondang dan tarian etnik khas Sumatera Utara, Bazar Jelajah Kuliner Indonesia (JKI) 2025 resmi dibuka di Lapangan Benteng Kota Medan, Jumat (14/11/2025). Acara ini melanjutkan kesuksesan rangkaian “Jelajah Kuliner Nusantara” tahun 2024, menghadirkan beragam kuliner tradisional dari seluruh Indonesia, mulai dari hidangan khas Sumatera Utara hingga jajanan ikonik dari daerah lain. Bazar UMKM ini tidak hanya memanjakan lidah pengunjung, tetapi juga menjadi wadah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan transformasi digital bagi pelaku usaha kecil menengah (UMKM).
Pembukaan JKI 2025 dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Loto Srinaita Ginting sebagai Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN). Ia mewakili Wakil Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sementara Yuda Pratiwi Setiawan dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara hadir mewakili Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution. Dari Pemerintah Kota Medan, Citra Effendri Capah mewakili Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas, dan Anwar Syarif dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan turut hadir. Jajaran BUMN pendukung seperti BRI, PTPN, KAI, dan MIND ID juga diwakili oleh pimpinan regional mereka, termasuk John Sarjono (Regional CEO BRI Medan), Joni Raja Siregar (SEVP Operation II PT Perkebunan Nusantara IV), Welliyansyah (Deputy Vice President Divisi Regional I Sumatera Utara PT Kereta Api Indonesia), Satya Nugraha (Division Head of Corporate Social Responsibility PT Mineral Industri Indonesia), dan Jimmy Karisma Ramadhan (CEO PaDi UMKM).
Dalam sambutannya, Loto Srinaita Ginting menekankan bahwa JKI 2025 adalah platform strategis untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara sambil mendorong UMKM naik kelas melalui transformasi digital. “Melalui dukungan BP BUMN, Danantara Indonesia, dan kolaborasi lintas sektor, kita ingin memperluas pasar dan menciptakan UMKM yang produktif. Ini sejalan dengan Program Asta Cita Presiden untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, dengan fokus pada lapangan kerja berkualitas, kewirausahaan, dan industri kreatif,” ujarnya.
Yuda Pratiwi Setiawan menambahkan, “Kami menyambut baik JKI 2025 di Medan. Acara ini tidak hanya mengangkat kuliner Sumatera Utara, tetapi juga menjadi ajang jejaring bagi UMKM lokal untuk menembus pasar global. Sinergi antara pemerintah daerah, BP BUMN, dan BUMN pendukung akan membuat UMKM semakin tangguh.”
Rangkaian JKI 2025 dimulai lebih awal dengan pelatihan hortikultura di Rumah BUMN Medan pada 29 Agustus 2025, yang melibatkan 30 UMKM dari Sumatera Utara. Pelatihan bertema “Integrasi Supply Chain Management dan Digital Marketing Melalui Budaya Inovasi” bertujuan meningkatkan efisiensi usaha, strategi digital, dan nilai tambah produk untuk menghadapi musim panen raya.
Bazar di Lapangan Benteng berlangsung selama tiga hari, dari 14 hingga 16 November 2025, menampilkan pagelaran kuliner dari berbagai daerah. Acara disemarakkan dengan cooking class bersama Chef Lord Adi, workshop, talkshow, home band, stand-up comedy oleh Joel Purba, poundfit, fun kuliner games, guest stars seperti penyanyi Osen Hutasoit, dan kids zone. Pengunjung berkesempatan memenangkan doorprize menarik.
John Sarjono, Regional CEO BRI Medan, menyatakan, “JKI 2025 selaras dengan agenda transformasi BUMN untuk inklusi ekonomi dan penguatan UMKM. Industri kuliner memiliki daya serap pekerja besar dan potensi pertumbuhan tinggi, sehingga ini momentum penting untuk koneksi dan peluang bisnis.”
Reporter : Siti Amelia


