2.038 Alumni UINSU Teruslah Berdampak, Berkolaborasi dan Berkontribusi

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Sebanyak 2.038 wisudawan dan wisudawati dilantik oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof Dr Nurhayati M.Ag di Gelanggang Mahasiswa Kampus I Jalan IAIN Medan, Sabtu (26/9/2026). 

Jumlah tersebut terdiri atas 506 wisudawan dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 164 dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 100 dari Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, 376 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, 284 dari Fakultas Syariah dan Hukum, 269 dari Fakultas Sains dan Teknologi, 165 dari Fakultas  Kesehatan  Masyarakat,  119  dari  Fakultas  Ilmu  Sosial,  serta  55  wisudawan  dari  Program Pascasarjana. 

Tema  wisuda ke 89, “Alumni  Berdampak, Berkolaborasi dan Berkontribusi untuk Kemandirian Bangsa”, bukan sekadar rangkaian kata. Tema ini adalah pesan moral sekaligus panggilan tanggung jawab bagi seluruh lulusan. 

Rektor Prof Nurhayati mengatakan, bangsa ini tidak kekurangan orang pintar. “Yang kita perlukan adalah manusia berilmu yang memiliki kepedulian, integritas, keberanian mengambil tanggung jawab, dan kesediaan menghadirkan solusi,” ujarnya.

Dunia hari ini juga bukan dunia yang sederhana. Transformasi digital, kecerdasan artifisial, perubahan ekonomi, dinamika sosial, perubahan lingkungan, perkembangan industri, serta kompetisi global telah menciptakan peluang sekaligus tantangan baru.

Dalam keadaan seperti ini, Nurhayati berharap alumni tidak cukup hanya menjadi job seeker. Alumni harus mampu berkembang menjadi problem solver, inovator, kolaborator, bahkan job creator.

“Tema kita juga mengandung satu kata yang sangat penting kolaborasi. Kolaborasi bukan berarti kehilangan identitas. Kolaborasi adalah kemampuan menghadirkan kekuatan yang lebih besar melalui perbedaan yang dipertemukan dalam tujuan bersama,” katanya.

Alumni harus menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat antara kampus dan dunia kerja, antara pemerintah dan masyarakat, antara inovasi dan pemanfaatannya serta antara potensi lokal dan peluang global. 

Kemandirian dibangun melalui  manusia yang berpendidikan, produktif, ekonomi yang kuat, teknologi yang dikuasai, sumber daya yang dikelola secara berkelanjutan,  serta  karakter  bangsa  yang  kokoh. 

Namun ingatlah, gelar bukan mahkota. Gelar adalah amanah. Semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab sosial yang melekat padanya.

“Jadilah alumni yang ketika hadir membawa solusi, ketika berbicara membawa gagasan, ketika bekerja membawa integritas, dan ketika berhasil membawa manfaat bagi sesama,” ucap rektor.

Nurhayati berpesan jangan hanya menjadi pengguna perubahan. Jadilah pencipta perubahan yang membawa selalu nilai-nilai yang telah saudara pelajari di UINSU: ilmu, iman, akhlak, integritas, moderasi, kepedulian, dan pengabdian. 

“Jadikan UINSU sebagai bagian dari identitas intelektual dan moral. Jadikan perjalanan saudara sebagai bukti bahwa pendidikan Islam mampu melahirkan generasi yang unggul, terbuka, berdaya saing, berkarakter, dan memberikan manfaat bagi kehidupan. Teruslah belajar, berkarya, berkolaborasi, mengabdi,” tambahnya. 

Reporter : M Nasir

Tinggalkan Balasan

spot_img
spot_img

Berita Pilihan

Mendiktisaintek Dorong USU Jadi Pusat Unggulan Iptek di Sumatera

mimbarumum.co.id - Universitas Sumatera Utara (USU) didorong menjadi pusat unggulan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di Sumatera. Harapan itu...