mimbarumum.co.id – Jelang laga piala dunia u-17, Timnas Indonesia yang bergabung di grup H bersama Brazil, Honduras, dan Zambia itu melakukan turnamen Piala Kemerdekaan 2025. Kompetisi tersebut dibuat dalam rangka HUT RI ke-80. Namun, pelatih Timnas yakni Nova Arianto hanya menargetkan jam terbang alias mencari pengalaman bertanding.
Hal itu disampaikan saat konferensi pers pada Senin (11/8/25) di Cambridge Hotel, Medan. Ia mengatakan timnya sudah sangat siap untuk pertandingan besok, selebih lagi usai melakukan TC di Bali.
“Saya ingin pemain berkembang dan punya pengalaman luar biasa, karena level kita ada di dunia. Secara level musuh sangat baik. Untuk target saya ingin pemain tampil maksimal dan kita lihat siapa pemain yang tampil di piala dunia u-17,” ucapnya.
Mengenai kondisi lapangan, Nova mengaku awalnya tidak layak untuk dipakai. Namun kini Stadion Utama Sumut sudah berbenah, terlebih kondisi rumputnya.
“Secara atmosfer saya kira sangat baik. Stadionnya tanpa lintasan sehingga dukungan supporter akan sangat membantu,” ungkapnya.
“Untuk lawan awalnya dari Amerika Latin, namun batal. Tapi kita lihat kami ada pemain baru, jadi kita akan memberikan jam terbang kepada mereka,” tutupnya.
Kemudian, Putu Panji sebagai perwakilan tim mengatakan dirinya sangat siap dalam turnamen ini.
“Saya dan teman-teman akan memberikan hasil semaksimal mungkin,” katanya.
Timnas u-17 akan bertanding di Stadion Utama Sumut pada Selasa pukul 19.30 WIB melawan Tajikistan, Jumat pukul 19.30 WIB melawan Uzbekistan, dan Senin pukul 20.30 WIB melawan Mali.
reporter: Dzaky


