mimbarumum.co.id – BPJS Ketenagakerjaan melakukan sosialisasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Langsa pada Selasa tanggal 9 September 2025 di Aula Vitra Tirta Langsa.
BPJS Ketenagakerjaan mengajak untuk madrasah yang ada di Kota Langsa untuk mendaftarkan guru dan tenaga kependidikannya untuk diikutsertakan dalam perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga dapat bekerja dengan lebih tenang karena terhindar dari resiko biaya kecelakaan kerja.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Langsa, Heru Siswanto, menghimbau agar seluruh guru dan tenaga kependidikan madrasah juga mendapatkan perlindungan dan menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan. Heru menjelaskan masih terdapat 25 madrasah di Kota Langsa yang belum mendaftarkan pengajarnya.
“Perlindungan sosial ketenagakerjaan wajib dimiliki oleh seluruh pekerja di Indonesia. Termasuk para GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Madrasah di Kota Langsa juga wajib terlindungi program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan. Jika sudah terlindungi, tentu guru-guru serta para tenaga kependidikan juga akan lebih merasa aman dalam bekerja, juga keluarga di rumah juga lebih tenang,” ujar Heru.
Kepala Inspektorat Kota Langsa, Syahrial, SE.Ak, yang turut hadir dalam acara tersebut menghimbau seluruh madrasah di Kota Langsa bahwa Dana BOS yang ada dapat digunakan untuk memberikan perlindungan sosial bagi guru dan tenaga kependidikannya.
Reporter : Siti Amelia



