mimbarumum.co.id – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Tigor Tanjung mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Badan Musyawarah dan Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang telah sukses menyelenggarakan lomba lari jalanan untuk kedua kalinya, Minggu (13/7/2025).
Acara yang terdiri dari kategori lima kilometer dan sepuluh kilometer, menjadi sorotan penting dalam dunia olahraga Indonesia saat ini.
“Sebagai cabang olahraga di Indonesia, kami sangat berterima kasih kepada BMPD yang telah menggelar event ini. Terutama kepada Pak Rudi Hutabarat. BMPD Sumut telah menunjukkan peningkatan acara signifikan dalam dua kali penyelenggaraan,” ungkap Tigor dalam konferensi pers usai BMPD Medan RUN 2025 di Santika Dyandra Medan.
Tigor menekankan bahwa prestasi atlet adalah hal yang paling ditunggu-tunggu, namun organisasi seperti PASI juga memiliki tanggung jawab dalam pembinaan event-event olahraga.
“Lomba lari jalanan kini menjadi sangat populer di kalangan anak muda, dan kami bersyukur BMPD Medan RUN telah bekerja sama dengan PASI Sumatera Utara sejak tahun lalu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Tigor menjelaskan pentingnya undang-undang sistem keolahragaan nasional yang mengatur penyelenggaraan event-event olahraga.
“Setiap lomba lari yang melibatkan banyak peserta harus mendapatkan rekomendasi dari pemerintah daerah. Kami berkomitmen untuk memastikan perlombaan ini berjalan dengan baik, aman, dan nyaman bagi semua peserta,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tigor juga mengapresiasi persiapan yang dilakukan oleh BMPD Sumut, yang telah memastikan keselamatan peserta selama perlombaan. “Saya bersyukur tidak ada insiden yang merugikan, dan ini semua berkat kerja keras tim BMBD,” ujarnya.
Tigor menyoroti bahwa lomba lari tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempromosikan berbagai kegiatan dan lembaga. “Dari tahun 2019 hingga sekarang, jumlah peserta telah meningkat menjadi lebih dari 3.000 orang, dan saya yakin angka ini akan terus bertambah,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa olahraga lari kini menjadi pintu masuk untuk berbagai sektor, termasuk pariwisata dan ekonomi. “Perputaran uang yang terjadi dalam lomba lari ini sangat signifikan, dan bank sebagai pendukung acara ini memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi,” jelas Tigor.
Dalam pandangannya, olahraga atletik harus terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak peserta, mitra, dan penggemar. “Kami ingin lebih banyak orang terlibat dalam olahraga atletik, dan kami berharap akan muncul bintang-bintang baru dari Sumatera Utara yang dapat berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” harapnya.
Tigor juga mengingatkan sejarah gemilang atletik di Sumatera Utara, dengan menyebutkan nama-nama legendaris seperti Mardi Lestari dan Parluatan Siregar. “Kami berharap melalui event-event seperti ini, akan lahir atlet-atlet baru yang dapat mengharumkan nama daerah dan bangsa,” tutupnya.
Reporter : Siti Amelia

