RDP DPRD Binjai dan BKD Ditunda

mimbarumum.co.id – DPRD Kota Binjai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020, Jumat (18/9/2020).

Namun, dalam rapat tersebut, Badan Kepegawaian Daerah Kota Binjai tidak hadir, sehingga rapat harus ditunda.

“Saya yakin sampai saat ini KPU masih netral, namun saya juga meyakini jika ada ASN Pemko Binjai yang tidak netral, kami punya bukti untuk hal itu,” ucap anggota DPRD Binjai, HM Sajali.

Namun, dikarenakan salah satu Lembaga (Badan Kepegawaian Daerah Kota Binjai) tidak hadir lanjut Sajali, ia minta rapat ini harus ditunda.

“Kami minta ditunda karena saya punya keyakinan jika disana masih distel,” bebernya.

Baca Juga : Dua ASN Pemko Binjai Positif Covid-19 

Anggota DPRD lainnya, yaitu Irhamsyah Putra Pohan dan HM Yusuf,  juga meminta rapat ditunda. Hal itu juga disebabkan BKD Kota Binjai tidak hadir.

“Disini kita bicara estetika dan ini merupakan Preseden buruk. Untuk itu kami minta Pimpinanan rapat untuk mengundang kembali BKD Kota Binjai,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, anggota Bawaslu Kota Binjai, Lailatus Sururiah, membeberkan ada beberapa orang ASN Pemko Binjai yang diadukan oleh masyarakat karena diduga tidak netral.

“Sesuai pengaduan dari masyarakat, ada 3 ASN yang dianggap tidak netral karena tidak mematuhi aturan, yaitu atas nama Rudi Baros, Samuel Lumbantoruan dan Dr Sugianto. Saat ini laporan masyarakat tersebut sedang kita dalami,” ucap Lailatus Sururiah.

Menyikapi hal itu, Pimpinan Sidang, Syarief Sitepu dan Azra’i, menegaskan agar DPRD Kota Binjai, dalam hal ini adalah Komisi A, agar memanggil ketiga ASN yang dimaksud.

“Saya setuju jika ASN tersebut harus dipanggil,” ucapnya singkat.

Terpisah, Ketua Komisi A DPRD Kota Binjai, Emagata, berjanji akan memanggil Pimpinan ketiga ASN yang dimaksud. “Kita akan panggil pimpinan mereka dalam waktu dekat ini,” ujar Emagata.

Reporter : Burhan Sinulingga
Editor : Dody Ferdy