Prodi Psikologi dan S2 Komunikasi Segera Dibuka, FIS UIN Sumut Siapkan Lonjakan Transformasi Akademik

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara bersiap memasuki fase ekspansi akademik besar. Dekan FIS, Prof. Dr. Mesiono, S.Ag., M.Pd., mengumumkan rencana pembukaan dua program studi baru, yakni Prodi Psikologi dan Prodi Magister (S2) Ilmu Komunikasi.

Langkah ini diyakini akan memperkuat posisi fakultas sebagai pusat kajian sosial yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Pengumuman tersebut disampaikan Prof. Mesiono di hadapan para dosen dan mahasiswa pada Talkshow Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual dan Perdagangan Orang di Lingkungan Perguruan Tinggi, Jumat (21/11).

Acara berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan digelar bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Pemprovsu.

Menurut Prof. Mesiono, pembukaan kedua prodi ini merupakan bagian dari roadmap pengembangan FIS UINSU untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta memperluas cakupan keilmuan di kampus Islam negeri terbesar di Sumatra tersebut.

“Kita ingin FIS menjadi lebih lengkap dan kompetitif. Karena itu kita siapkan Prodi Psikologi dan Prodi S2 Komunikasi agar mahasiswa memiliki lebih banyak pilihan keilmuan,” ujarnya.

Siap Bertransformasi Menjadi FISIPOL
Tak hanya menambah prodi, Prof. Mesiono juga mengungkapkan bahwa fakultas sedang menyiapkan transformasi kelembagaan menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL). Jika perubahan nomenklatur ini terealisasi, UIN Sumut ke depan akan membuka Prodi Ilmu Politik sebagai bidikan baru.

“Dengan menjadi FISIPOL, kita bisa hadirkan prodi-prodi strategis yang dibutuhkan dunia kerja dan perkembangan sosial-politik nasional,” tambahnya.

Prodi Hubungan Internasional Masuk Rencana, Terkendala Ketersediaan Dosen

Selain itu, FIS UINSU juga tengah mempertimbangkan pembukaan Prodi Hubungan Internasional. Namun, Prof. Mesiono menegaskan bahwa keterbatasan dosen menjadi tantangan utama.

“Minatnya besar, kebutuhan juga ada. Tetapi kita harus memastikan kesiapan sumber daya dosen agar mutu akademik tetap terjaga,” jelasnya.

Mesiono mengingatkan para mahasiswanya, setelah tamat S1 untuk segera melanjutkan S2 karena FIS nantinya akan membutuhkan banyak dosen.

“Sehingga kalian nanti kelak akan diterima sebagai dosen di sini,” ucap Prof. Mesi disambut tepuk tangan meriah kalangan mahasiswa.

Kegiatan talkshow yang menjadi arena pengumuman ini turut menghadirkan narasumber dari Dinas P3AKB Pemprovsu serta sejumlah dosen UIN Sumut. Acara berlangsung dinamis, membahas isu krusial mengenai perlindungan sivitas akademika dari kekerasan seksual dan praktik perdagangan orang.

Reporter: Dr. Rasyid

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital

mimbarumum.co.id - “Satu Klik, Sejuta Dampak” menjadi tema Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara...