mimbarumum.co.id – Merespon konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau, yang puncaknya terjadi mulai dari tanggal 7 September 2023, Kesultanan Deli mengadakan doa dan ratib haddad, Minggu (9/17/2023).
Ratib haddad adalah kegiatan amal ibadah yang lazim dan sudah merupakan kebiasaan yang berlangsung lama di Kesultanan Deli. Aksi ini dilakukan bersama seluruh masyarakat adat yang mendiami wilayah keadatan Kesultanan Deli.
Informasi yang diterima awak media, kegiatan ini merupakan wujud prihatin sembari memohon doa kepada Allah SWT agar diberikan dan dibukakan jalan terbaik bagi penyelesaian segala permasalahan yang dialami masyarakat Pulau Rempang, Batam, yang akan digusur dengan alasan investasi.
“Sebagai bangsa dan suku yang sangat identik dengan Islam, marilah kita bertawakkal dan menyerahkan semua yang terbaik kepada Allah SWT. Kita semua berharap, permasalahan yang terjadi di Pulau Rempang, Batan, Kepulauan Riau, bisa segera diselesaikan dengan cara-cara yang lebih humanis dan sesuai dengan hukum yang berlaku di wilayah republik indonesia dengan tetap memperhatikan keadilan dan kemanusiaan bagi saudara-saudara kita bangsa Melayu di Pulau Rempang tersebut,” tulis rilis Kesultanan Deli.
Terakhir, Kesultanan Deli juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat adat Kesultanan Deli, untuk senantiasa mendoakan masyarakat Pulau Rempang, Batam.
“Setelah kegiatan hari ini, masyarakat adat Kesultanan Deli juga diharapkan mendoakan penyelesaian terbaik bagi saudara-saudara kita di Pulau Rempang, Batam, serta selalu mendoakan bangsa dan negara yang kita cintai ini agar selalu berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari segala musibah dan malapetaka,” tandasnya.
Reporter : Jafar Sidik