Pengamat Tata Kota : Penanggulangan Banjir Pemko Medan Keliru

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Ada yang salah dalam penanggulangan banjir yang dilakukan Pemko Medan. Diantaranya dalam pembuatan drainase. Proyek yang memakan biaya cukup besar ini, ternyata tidak mampu mengatasi masalah banjir Kota Medan.

Pengamat Tata Kota, Peranita Sagala mengungkapkan, kerja-kerja penanggulangan dan pencegahan oleh Pemko Medan selama ini bisa dibilang belum maksimal.

“Kenapa saya bilang belum maksimal. Karena USU, alumni teknik sipilnya banyak. Ahli kita banyak. Jadi ketika pemerintah buat parit, harusnya arah aliran air sudah direncanakan,” ucapnya, Rabu (29/7/2020).

Melihat kondisi drainase saat ini, menurut Pengurus Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) ini, pasti ada yang salah dalam pembuatannya. Baik dari perencanaan maupun pengerjaan.

- Advertisement -

Baca Juga : Satu Marga Beda Karakter

“Mungkin sudah ada perencanaan, tapi ketika pelaksanaan, gambar tidak terpakai. Prosedurnya pasti ada yang salah,” terangnya.

Menurut Pera, sebenarnya proses pelaksanaan pembuatan drainase cukup sederhana. Hanya mengikuti perencanaan yang telah ditetapkan.

“Jadi jika ada dibuka proyek pembuatan drainase tahun lalu, dan tahun ini ditutup. Tapi ternyata masih mampet (banjir), itu harusnya bisa dievaluasi dan dilaporkan,” terangnya.

Dijelaskan Pera, terkait pembuatan parit tertutup yang dibuat Pemko Medan saat ini, sebenarnya sudah dipertanyakannya dalam Musrembang 2017 lalu.

“Bagaimana perencanaanya, kita pertanyakan itu. Jawaban mereka akan kami tinjau kembali. Tapi ternyata tetap jalan proyeknya. Setelah selesai, ternyata banjir tidak berkurang. Semua drainase mampet,” ungkap dia.

Kondisi ini, menurut Pera akan terus berlangsung sebelum sistem pemerintahannya diubah.

“Seperti studi banding saya ke Amerika Serikat. Sistem pemerintahannya langsung ke walikota, dan sudah tertata rapi. Contohnya, jika ada parit tersumbat, dilaporkan langsung ke walikota. Dengan tenggang waktu tertentu harus sudah selesai. Berbeda dengan pemerintahan kita dengan banyak birokrasinya,” ungkapnya. (Rel)

Editor : Dody Ferdy

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Dua Legislator Nyaris Adu Jotos, PDIP – Demokrat Didesak Beri Sanksi Tegas

mimbarumum.co.id - Praktisi hukum Kota Medan Bambang H Samosir, SH, MH mengecam keras perkelahian yang melibatkan dua anggota Dewan...