mimbarumum.co.id – Hampir tiga Minggu berlalu, namun pembuatan rekening baru di cabang Bank BTN yang terletak di Jalan Sisingamangaraja (SM Raja), Medan Amplas, masih belum kunjung selesai. Pencairan tunjangan guru pun masih belum bisa dicairkan.
Hal tersebut diketahui setelah guru swasta berinisial N datang ke cabang BTN tersebut menanyakan perihal pengajuannya yang sudah diberikan hampir tiga Minggu yang masih belum ada kepastian.
Ia memberikan keterangan kepada wartawan Mimbar Umum bahwa dirinya ingin membuat rekening sesuai yang ada di akun GTK-nya agar tunjangan guru dirinya cair.
“Hampir 3 Minggu, tapi belum dipanggil juga. Katanya akan ditelpon, cuma ya kok lama kali,” katanya pada Kamis (4/9/25) Pagi.
Dirinya menyayangkan pelayanan BTN sangat amat lambat sehingga menyusahkan calon nasabah.
“Harusnya mereka sudah menyiapkan itu (pembukaan rekening). Itu resiko karena menjadi penyedia layanan. Siapa yang gak senang coba dan berharap dana itu cepat tersalurkan,” ungkapnya.
Alasan ia datang kembali ke Bank BTN karena dirinya merasa heran, BTN di Jalan Pemuda bisa membuat rekening baru tidak sampai 1 hari proses langsung jadi, sedangkan di BTN Jalan Sisingamangaraja malah lama.
“Teman saya ngurus di Jalan Pemuda satu hari langsung jadi. Di sini malah lama dan tidak ada kepastian yang jelas,” tuturnya.
Lalu, petugas Bank BTN Sisingamangaraja Alian satpam yang menjadi perwakilan untuk menjawab pertanyaan nasabah mengatakan, proses pembukaan rekening di cabangnya akan memerlukan waktu yang belum pasti, karena banyak yang mengajukan pembukaan rekening.
“Banyak yang datang, nanti dihubungi. Lagi nunggu pendistribusian kartu ATM dan buku tabungan,” katanya.
Dengan perihal tersebut, kemungkinan masih banyak guru-guru yang tunjangannya masih belum bisa dicairkan, terutama yang penyalurannya melalui BTN.
Reporter: Dzaky


