mimbarumum.co.id – Ibu-ibu mendatangi kantor Wali Kota Sidimpuan dan ingin bertemu langsung dengan Irsan Efendi. Kedatangan ibu-ibu ini meminta sembako karena sampai hari ini mereka tidak pernah mendapatkannya.
Akhirnya, Irsan bertemu dengan ibu-ibu itu dan mengarahkan mereka segera temui kepala lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Irsan menjelaskan bantuan sembako diutamakan kepada warga terdampak yang bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun penerima pangan non-tunai atau sekarang disebut Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Baca Juga : JPS Rp 210 Miliar Segera Digelentorkan Pemprov Sumut
“Silahkan lapor ke kepling dan lurah, biar mereka nanti yang menyampaikan ke saya. Yang penting ibu-ibu bukan penerima PKH maupun bantuan non tunai,” tegas Irsan, Rabu (22/4/2020).
Maimun (40) warga Wek III, walaupun sudah menyerahkan poto copy kartu keluarga, namun dirinya tidak pernah menerima bantuan yang dijanjikan sebagai warga terdampak Covid-19.
“Syarat KK sudah saya berikan, dan saya bukan penerima PKH maupun bantuan non tunai, tapi mengapa tidak dapat. Jangan dipilih-pilih, kalau tidak dapat semua jangan dapat,” katanya.
Warga lainnya, Rizal mengatakan ia tidak meminta banyak namun bantuan harus diberikan merata dan tepat sasaran.
“Pembagian sembako sepertinya hanya orang-orang pilihan, tidak merata,” ujarnya kecewa.
Reporter : Rizal Nasution
Editor : Dody Ferdy