Sabtu, Juli 20, 2024

Miris, Bos Narkoba Berusaha Bunuh Wartawan di Kawasan Helvetia

Baca Juga

mimbarumum.co.id – Seorang wartawan media online di Kota Medan diduga mendapat serangan fisik oleh tiga orang hingga menyebabkan luka serius.

Wartawan bernama Tomy Nainggolan warga diduga diserang tiga orang suruhan pada 8 Februari 2024 hingga mengalami luka fisik serius dan masih terbaring di rumahnya.

Belum lagi lukanya sembuh, mobilnya yang terparkir di depan rumah yang terletak di Jalan Kelambir V Gang Anas, Helvetia itu dibakar sekitar pukul 3.40 wib, dini hari, Minggu (11/2/2025). Diduga dilakukan oleh pelaku yang sama saat melakukan penyerangan fisik.

Akibatnya, mobil tersebut ludes terbakar 100 persen. Tak hanya itu, seorang balita juga ikut menjadi korban hingga tangannya melepuh.

Saat kejadian, warga tetangga korban berjibaku memadamkan api.

“Ada warga yang menyiram dengan pasir dan dengan air, sekitar satu jam kemudian apinya padam total,” ucap seorang warga.

Pembakaran mobil yang sudah tingkat serius diduga untuk membunuh satu keluarga yang didalam rumah Tomy tersebut.

Hal itu dilakukan dengan cara meletakkan botol berisi minyak dan ujungnya ada sumbu (molotov), sekitar 5 botol tepat di bawah tangki minyak mobil lalu dibakar.

“Apinya cepat membesar, lalu langsung menghanguskan seluruh mobil disusul ledakan keras sebanyak 4 kali,” ucap seorang warga yang enggan menyebutkan namanya, saat ditemui di lokasi kejadian.

Pelaku pembakaran mobil itu diperkirakan sebanyak 4 orang, dengan mengendarai sepeda motor, memakai helm dan masker.

Diduga kuat pembakaran dengan molotov ini merupakan rentetan kejadian penganiayaan terhadap Tomy kemarin, yang diduga otak di belakangnya Oyok si bos kartel narkoba, dan kejadian ini juga dilatarbelakangi pemberitaan.

Oyok, si bos narkoba yang diduga sebagai orang yang telah memindahkan sarang narkoba sabu-sabu hingga ekstasi skala besar dari Gang Pantai, dekat pajak/pasar Kampung Lalang, Medan ke kawasan disebut “Lembah”, di Jalan TB Simatupang, Gang Mushola ke arah sungai, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Narkoba dipasok ke sana diduga oleh oknum-oknum dan ada pula yang dibawa dari luar negeri (jaringan internasional), dan Lembah diperkirakan lima kali lipat besarnya dari Pantai, kiloan sabu setiap harinya bisa habis terjual di Lembah, dan sampai saat ini masih tetap aktif.

Untuk itu, polisi diharapkan dapat mengusut tuntas kasus yang menimpa wartawan tersebut, dan wartawan mendapatkan perlindungan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Reporter: Rasyid Hasibuan 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Skenario Menggagalkan Dolly Pasaribu Maju Calon Bupati Tapsel Jalur Independen

mimbarumum.co.id - Pemilihan Calon Bupati Tapanuli Selatan akan digelar pada 27 November 2024 mendatang. Sederet cara pun dilakukan oleh orang-orang...

Baca Artikel lainya