mimbarumum.co.id – Suasana haru menyelimuti rumah duka almarhum Zulkifli Harahap, wartawan senior Harian Waspada yang akrab disapa Zul Gondrong, Kamis malam (5/11/2026).
Sekretaris Badan Kenaziran Wakaf (BKW) Masjid Agung Medan H. Yuslin Siregar SWC, bersama rombongan datang menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari keluarga besar Masjid Agung Medan.
Kepergian Zulkifli bukan sekadar kehilangan bagi keluarga dan kalangan pers Sumatera Utara. Masjid Agung Medan juga kehilangan seorang jamaah yang selama ini dikenal aktif, peduli, dan turut memberikan kontribusi positif bagi kemakmuran masjid.
Di tengah kesibukannya sebagai wartawan senior, almarhum tetap meluangkan waktu untuk menjalankan aktivitas keagamaan. Ia termasuk jamaah yang cukup lama mengikuti kegiatan berbuka puasa bersama setiap Senin dan Kamis di Masjid Agung Medan.
Kehadirannya bukan hanya sebagai jamaah yang datang untuk beribadah, tetapi juga sebagai sahabat yang ikut merawat suasana kebersamaan dan persaudaraan di lingkungan masjid.
Kabar wafatnya Zulkifli diterima pengurus BKW dengan perasaan kehilangan. Pada kegiatan berbuka puasa sunnah Kamis, 5 November 2026, doa pun dipanjatkan untuk almarhum.
Doa serupa juga mengalun dalam rangkaian salat berjamaah di Masjid Agung Medan, dipimpin Imam Masjid Agung, Ustadz Muhammad Syu’aib Daulay. Para jamaah mengaminkan doa agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa almarhum dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Dalam rombongan takziah, turut hadir sejumlah jamaah berbuka puasa Senin-Kamis, di antaranya H. Indra Utama, politisi Muhammad Irham, tokoh masyarakat Habib Saiful, serta sejumlah jamaah lainnya.
Di hadapan keluarga yang ditinggalkan, Yuslin menyampaikan duka cita mendalam. Dengan mata berkaca-kaca menahan haru, ia mengungkapkan bahwa Masjid Agung Medan merasa kehilangan sosok yang selama ini begitu responsif dan aktif mengikuti perkembangan serta kemajuan masjid.
Yuslin juga menyampaikan harapan agar istri, anak-anak, dan seluruh keluarga almarhum diberikan kekuatan serta ketabahan menerima ketentuan Allah SWT.
“Kepergian almarhum merupakan kehendak Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Kita doakan semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dengan sebaik-baiknya,” demikian pesan duka yang disampaikan Yuslin.
Zulkifli Harahap meninggal dunia pada Kamis siang, 5 November 2026, di Rumah Sakit Hermina Medan, dalam usia 60 tahun satu bulan. Almarhum baru saja merayakan ulang tahun pada 4 Oktober 2026.
Di lingkungan pers Sumatera Utara, almarhum dikenal cukup aktif dalam berbagai organisasi, terutama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Ia juga pernah menjabat Ketua Forum Wartawan Pemprov Sumatera Utara.
Menurut informasi keluarga, jenazah almarhum diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Palem 6 No. 152, Blok IX, Perumnas Helvetia, Medan, Jumat (6/11/2026), sekitar pukul 10.00 WIB untuk dimakamkan.
Kini, Zulkifli telah berpulang. Namun, keramahan, persahabatan, dan jejak kebaikannya di dunia jurnalistik maupun di Masjid Agung Medan akan tetap dikenang.
Selamat jalan, Zul Gondrong. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahmu, mengampuni segala khilaf, dan menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya.
Reporter : Zulfikar Tanjung

