mimbarumum.co.id – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara turun langsung melakukan gerakan Tanaman Bawang Merah di Pemerintah Kota Padang Sidimpuan lokasi tersebut terlaksana di Desa Labohan Labo, Kecamatan Padang Sidimpuan Tenggara.
Kepala Seksi Sayuran dan Tanaman Obat Bidang Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Adri Hairil Nasution SP, mengungkapkan selain kami turun ke lokasi menjumpai para petani bawang merah agar mereka mendapatkan bantuan baik itu bibit dan pupuk.
Ada pun gerakan tanaman bawang merah ini untuk memberikan ilmu kepada para petani agar mereka mengetahui cara yang baik, menanam bawang merah di tanah yang sudah ditentukan contoh nya subur dan dingin.
“Perlu diketahui daerah Sumatera Utara masih kekurangan bawang merah, dan kami sangat mendukung kegiatan gerakan tanaman bawang merah yang dilakukan oleh kelompok tani di wilayah Kota Padang Sidimpuan, dan kita sangat membutuhkan bawang merah jumlah produksi bawang merah ada 70 persen sebagain nya bawang itu, dari daerah Pulau Jawa,”ujar Hairil, Kamis (9/6/2022).
Wali Kota Padang Sidimpuan Irsan Efendi Nasution mengungkapkan gerakan bawang merah dalam rangka memotivasi para petani bawang merah di Padang Sidimpuan dan Alhamdulillah kelompok tani dibantu oleh dari Pak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.
Kelompok tani pun harus bisa mandiri setelah panen bawang merah , usahakan bentuk buat bibit agar bawang itu bisa ditanam kembali.
“Tuangkan lah pemikiran supaya bawang merah itu, bisa berlanjut kerana ini bisa membantu meningkatkan perkemonian masyarakat di Kota Padang Sidimpuan,”jelas Irsan.
Sementara itu Kadis Pertanian Kota Padang Sidimpuan Edi Darwan melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikuktura Bambang Supriono, menyampaikan bantuan dari Provinsi Sumatera Utara ada cabe bibit merah,pupuk organik 4 ton/ha dan mulsa plastik 20 gulung, bibit kentang, pupuk organik 3 ton/ha.
Pengembangan bawang merah seluas 5 hektare , baik itu di Kecamatan Padang Tenggara 1 hektare , Kecamatan Batunadua 2 hektare, Hutaimbaru 1 hektare ,dan terakhir di Kecamatan Angkola Julu 1 hektare.
Bantuan setiap hektarnya , pupuk organik 4 ton dan bibit bawang merah 700 kg. Untuk Pengembangan cabe merah seluas 10 hektare, Kecamatan Padang Sidimpuan Tenggara 2 hektare , Kecamatan Batunadua 3 hektare , Kecamatan Hutaimbaru 2 hektare, lanjut Kecamatan Angkola julu 3 hektare.
“Jadi terakhir pengembangan tanaman kentang seluas 3 hektare, Kecamatan Angkola julu 3 hektare,” jelas.
Terpisah Kepala Desa Labohan Labo menyampaikan ucapan terima kasih Dinas dari Provinsi Sumatera Utara mau hadir ke desa yang sengaja turun untuk melakukan gerakan tanaman bawang, dan Ini sangat membantu warga Desa Labohan Labo.
“Agar kedepannya kelompok tani bisa semangat menggali potensi ilmu mengenai bawang merah, jika mereka berhasil kembali kepada para petani bawang merah,”tutup nya.
Reporter : Rizal Oloan Nasution