Kamu Tahu Setiap Tarikan Nafas Nilainya Berapa?

Berita Terkait

Medan, Mimbar – Aktifitas bernafas mungkin sudah dianggap biasa dan tak menarik untuk dibahas. Tetapi pernahkah kita berfikir bahwa nikmat yang kita peroleh itu jika dihitung nilai rupiahnya, maka jumlahnya sangat luar biasa. Setahun bisa mencapai puluhan miliar rupiah.

Wakil Rektor I Institut Teknologi Medan (ITM), Dr Hermansyah Alam MM MT., menyebutkan untuk menghitung jumlah nikmat itu tak perlu menghitung secara keseluruhan yang melibatkan seluruh organ tubuh, cukup menghitung dari setiap tarikan nafas kita.

“Sekali bernafas, umumnya manusia memerlukan 0,5 liter udara,” ucap akademisi itu dalam sebuah kesempatan di kampus ITM Jalan Gedung Arca Medan, Kamis (16/8/2018).

Setiap orang, paparnya rata-rata bernafas sebanyak 20 kali setiap menitnya. Itu berarti udara yang dibutuhkan sebanyak 10 liter sehingga dalam sehari, setiap orang memerlukan 14.400 liter udara.

Lalu berapa nilai tersebut bila dirupiahkan? Sebagaimana diketahui, udara yang dihirup manusia terdiri dari beragam gas semisal oksigen dan nitrogen. Keduanya, berturut-turut 20% dan 79% dan 1% Argon mengisi udara yang ada di sekitar manusia.

Bila perbandingan oksigen dan nitrogen dalam udara yang manusia hirup sama, maka setiap kali bernafas manusia membutuhkan oksigen sebanyak 100 ml dan 395 ml lainnya berupa nitrogen. Artinya, dalam sehari manusia menghirup 2,880 liter oksigen dan 11.376 liter nitrogen.

Jika harga oksigen yang dijual saat ini adalah Rp 25.000 per liter dan biaya nitrogen per liternya Rp 9.950 (harga nitrogen $ 2.75 per 2,83 liter, disesuaikan data nilai tukar dollar Bank Indonesia berdasarkan tahun, maka setiap harinya manusia menghirup udara yang sekurang-kurangnya setara dengan Rp 176.652.165.

Dengan kata lain, bila manusia diminta membayar sejumlah udara yang dihirup berarti setiap bulannya harus menyediakan uang sebesar 5,3 Miliar rupiah. Dalam setahun, manusia dapat menghabiskan dana 63,6 Miliar.

“Itu hanya jumlah uang yang diperlukan dalam setahun. Bila dihitung seluruh kebutuhan seumur hidup, pastilah nilainya lebih mencengangkan lagi,” ucapnya.

Dia menjelaskan tentang ke-Maha Pemurah-annya penguasa alam ini yang memberikan nikmat tersebut secara gratis. “Oleh karenanya, sudah sepantasnyalah manusia bersyukur kepada Sang Pencipta yang telah mengurus kita di siang dan di malam hari,” ujarnya. (Nsr)

Tinggalkan Balasan

spot_img

Berita Pilihan

Bobby Nasution Lepas Kafilah Sumut ke MTQ Nasional 2026 di Semarang

mimbarumum.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melepas 90 kontingen kafilah Sumut yang akan berlaga pada...