mimbarumum.co.id – Calon jemaah haji asal Kota Padang Sidimpuan akan berangkat pada tahun 2022 selama dua tahun tidak berangkat dikarenakan kebijakan pemerintah menunda lantaran masa pandemi Covid-19.
Fendi Ritonga (57 ) dengan Istri bernama Sakbia Hasibuan (54) warga Kota Padang Sidimpuan beralamat di Jalan Sutan Mangarahon, Lingkungan 4, Kelurahan Wek 5, suami dan istri akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, Mekkah.
Pada tahun 2012 awal Fendi Ritonga dengan istri sudah ada niat ingin naik haji ,dari niat itu keduanya menabung dari hasil gaji, pada tahun itu juga niat mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji.
Fendi mengungkapkan dulu pekerjaan saya sebagai sales marketing rokok di Padang Sidimpuan dan Alhamdulillah sudah lama menjalani profesi itu, masuk pada tahun 2012 di masa itu rekan-rekan satu pekerjaan di PHK.
“Setelah di PHK keluar dari pekerjaan sales rokok ,saya langsung berpikir keras bagaimana caranya menghidupkan keluarga, hasil gaji profesi sales rokok dialihkan membeli angkot, untuk melanjutkan kehidupan sebagai kepala keluarga,” jelas Fendi, ketika diwawancarai kepada mimbarumum, Minggu (5/6/2022).
Masuk pada tahun 2012 Fendi melanjutkan perjuangan dan banting tulang menjadi supir angkot, dari hasil keringat Fendi duit itu diberikan kepada istri untuk di tabung buat naik haji.
Fendi mengutarakan istri saya itu pekerjaan pegawai di RSUD Padang Sidimpuan ,niat saya dan istri pun sudah ada semenjak tahun 2012 ,jadi dari penghasilan saya yang sebagai supir, istri pegawai setiap bulanya kami simpan dan di tabung ke Bank BSI.
“Ketika memasuki tahun 2020 mereka mendapatkan kabar bahwasanya nama mereka berdua masuk, daftar haji tapi ketika tau mereka akan berangkat masuklah yang namanya covid 19 perasaan campur aduk tapi bagaimana pun harus di tanamkan kesabaran,” ujar Fendi.
Fendi menyampaikan pada tahun 2021 pun sama begitu pula keberangkatan haji ditunda jadi harus menunggu kabar dari kebijakan dari pemerintahan.
Masuk tahun 2022 alhamdulillah senang dari hati saya dengan istri berangkat. Ini yang sebenarnya yang ditunggu tunggu,hampir 10 tahun lebih menunggu panggilan akhirnya doa dan kesabaran hasilnya.
Setiap tahun kalau lihat calon jemaah haji berangkat saya menangis ,hanya melambaikan tangan dari situ keinginan niat ke Tanah Suci, Mekkah terwujud.
Muda mudahan saya dan istri mendapatkan kloter 3 hari Sabtu tanggal 11 Juni 2022 berangkat.
” Harapan nya sesampai di Tanah Suci Mekkah, diberikan kesehatan dilancarkan aktifitasnya panjang umur dan selamat,” tutupnya.
Reporter : Rizal Oloan Nasution