mimbarumum.co.id – PSDS gagal menang alias imbang saat menjamu Sriwijaya di kandangnya sendiri dengan skor akhir 2-2. Susanto, selaku Pelatih PSDS mengaku para anak asuhnya kurang fokus saat unggul.
Pertandingan yang berlaga di Stadion Baharoeddin, Lubuk Pakam, pada Senin (25/9/23) itu dihadiri kurang lebihnya 2 ribu penonton dan ditemani cuaca hujan. Pertandingan tersebut berlangsung secara dramatis. Sebab, semua gol tercipta di penghujung laga.
Susanto mengatakan kepada awak media seusai laga bahwa masih perlu banyak dilakukan evaluasi terkait permainan yang baru dilakukan.
“Masih banyak yang dievaluasi, baik dari defending maupun transisi. Kedepan kita akan menjadi lebih baik lagi,” ucapnya.
Susanto mengungkapkan, para anak asuhnya terlalu terburu-buru dan kaget saat kebobolan yang mengakibatkan kurang fokusnya mereka.
“Hasil ini diluar ekspetasi. Tim lawan juga sudah menganalisa tim kita. Anak-anak sudah bekerja dengan maksimal. Kedepan kita harus memperbaiki lebih baik,” imbuhnya.
Ia menerangkan, dalam sepak bola itu perlu belajar dari setiap pertandingan. Seperti di hari ini mengenai pentingnya berkonsentrasi dalam transisi.
“Kita harus evaluasi difokus konsentrasi anak-anak. Ketika imbang atau unggul itu harus lebih lagi membenahi mental anak-anak,” ucapnya.
Kemudian, Susanto menyebutkan tentang masalah Masobi selaku pemain asing dan sekaligus striker PSDS yang belum mencetak gol sama sekali, itu terkait di masalah komunikasi. Susanto juga memberikan alasan kenapa saat unggul, ia memasukkan pemain bertahan untuk menggantikan striker PSDS.
“Kita merubah taktikal. Mungkin bahaya jika melakukan attacking terlalu banyak. Jadi kita mengandalkan counter attack,” terangnya.
Sementara itu, pelatih Sriwijaya FC, Yoyo mengatakan bahwa karena kondisi lapangan dan cuaca timnya gagal meraih kemenangan.
“Memang lapangan licin. Tapi saya apresiasi seluruh kerja keras pemain dengan kondisi yang hujan, mereka tetap terjaga,” ucapnya.
Berikutnya, PSDS akan menghadapi PSMS di pekan ke-4 Pegadaian Liga 2 pada Minggu (1/10/23), sedangkan Sriwijaya akan menghadapi Semen Padang pada Minggu (1/10/23).
Reporter : Zaim Dzaky


