mimbarumum.co.id – Wakil Ketua DPRD Sumut dari dapil Sumut IX menyebutkan, masyarakat Tapteng dan Sibolga minta Gubsu Edy Rahmayadi tidak pilih kasih dalam memberi perhatian kepada kabupaten/kota yang merupakan bagian dari Provinsi Sumut.
“Masyarakat minta jangan ada menganaktirikan masyarakat di semua kabupaten/ kota dan tidak terindikasi dampak dari Pilkada 2018. Itu permintaan dan harapan masyarakat saat reses di dapil Sumut IX,” ujar Rahmansyah Sibarani kepada wartawan kemarin.
Baca Juga : Pernyataan Gubernur Edy Menuai Kritik
Dari hasil reses yang dilakukan selama beberapa hari, lanjut pimpinan dewan dari NasDem ini, masyarakat juga minta Gubsu jangan pilih kasih terkait bantuan kepada guru-guru honor, terutama guru-guru madrasyah dan guru sekolah minggu di Tapteng dan Sibolga sepertinya tidak mendapat perhatian, terbukti dari yang dikeluhkan masyarakat bahwa guru madrasyah dan guru minggu tidak pernah mendapat bantuan.
“Padahal peran mereka sama-sama ikut andil dalam mencerdaskan anak bangsa, tapi kenapa dianaktirikan,” ujarnya.
Disisi lain, ungkap Rahmansyah, masyarakat Tapteng dan Sibolga khususnya Kecamatan Badiri mengharapkan dibangun SMA Negeri, karena sampai saat ini SMA belum ada di kecamatan tersebut.
Masyarakat juga berharap Pemprov Sumut memperhatikan pelabuhan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) seperti di Desa Pasar Terendam Kecamatan Barus hanya tinggal nama, karena kondisinya 99 persen sudah hancur.
“Gubsu juga diminta memberikan perhatian terhadap pertanian, irigasi dan kesehatan termasuk asuransi nelayan agar disosialisasikan pengurusnya,” terang dia.
Gubernur Edy juga diminta terbuka tentang BKP (Bantuan Keuangan Provinsi) ke kabupaten/ kota di Sumut khususnya Tapteng dan Sibolga, karena masyarakat ingin tau, ada atau tidak bantuan tersebut ke Tapteng dan Sibolga. (jamal)