Gejala, Penyebab dan Ciri-ciri Covid-19 pada Anak Muda

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Covid-19 tengah menjadi pandemi global karena telah menyerang ke lebih 300 ribu orang di seluruh dunia. Namun, beberapa kasus memperlihatkan gejala corona pada anak muda tidak terdeteksi.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. Ia menjelaskan daya tahan tubuh anak muda memang baik, walaupun begitu masih ada risiko terkena virus corona.

“Data yang kita miliki, dan data yang dimiliki secara global memang pada kelompok usia muda lebih memiliki daya tahan yang lebih baik dari yang usia lanjut. Namun, harus dipastikan bahwa bukan berarti yang kelompok muda ini tidak bisa terkena. Bisa kena dan tanpa gejala,” jelas dia di Graha BNPB, Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga : Aulia Agsa : Saya Positif Covid-19

- Advertisement -

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar IDI Mohammad Adib Khumaidi mengungkapkan bahwa gejala corona pada anak muda sulit dideteksi sehingga menyulitkan pelacakan penyebaran.

Maka dari itu, Adib mengimbau anak muda agar melakukan social distancing atau jaga jarak. Dengan begitu, penyebaran virus corona bisa diatasi.

Penyebab Virus Corona

Virus corona umumnya berasal dari hewan dengan nama coronavirus. Tetapi, virus ini akhirnya bermutasi dan dapat menyebar ke manusia dan antar manusia.

Sama seperti SARS dan MERS, virus ini memiliki kedekatan yang mirip. Virus corona diketahui menyerang sistem pernapasan manusia sehingga dapat membahayakan jiwa.

Gejala dan Ciri-ciri

Menurut WHO ciri-ciri virus corona adalah batuk, demam, dan sesak napas. Namun, ada beberapa gejala lain yang bisa terjadi, misalnya pilek, sakit tenggorokan, dan pusing.

Walaupun begitu, ada alasan gejala corona pada anak muda tak terdeteksi. Pertama karena virus belum muncul atau masih dalam tahap inkubasi.

Kemudian, gejala corona anak muda tak terdeteksi karena sistem daya tahan tubuh yang baik. Namun, tubuh sang anak justru menjadi carrier atau pembawa virus dan dapat menyebarkan ke orang lain.

Cara Mengatasi

Hingga saat ini, belum ada obat pasti atau vaksin guna mengatasi virus corona. Pengobatan pasien virus corona dilakukan secara intens dengan mengatasi gejala-gejala yang muncul.

Bagi anak muda yang tidak memperlihatkan gejala virus corona, maka social distancing menjadi cara memutus rantai penyebaran. Dengan begitu pandemi virus corona bisa teratasi. (dtc)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

RS Adam Malik Siagakan Pelayanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2025

mimbarumum.co.id – Rumah Sakit (RS) Adam Malik menyiagakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat selama libur dan cuti bersama Lebaran 2025...